Jakarta (UNAS) – Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nasional (FEB UNAS) menyelenggarakan kegiatan Seminar with Emiten bertema “Smart Money Moves: From Financing to Investment Decisions” pada Selasa (19/05/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang cerdas, mulai dari pengambilan keputusan pembiayaan hingga perencanaan investasi.
Seminar berlangsung secara hybrid, yakni luring dan daring, dengan jumlah peserta sebanyak 112 orang secara langsung dan 210 peserta secara daring.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana Dika Rizky Nugroho yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk hadir, para narasumber yang bersedia berbagi ilmu, serta panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini. Semoga seluruh peserta mendapatkan wawasan baru mengenai dunia pasar modal dan investasi yang bermanfaat bagi masa depan,” ujarnya.
Sambutan selanjutnya disampaikan Ketua Umum KSPM FEB UNAS periode 2026/2027, Devi Triana. Ia menuturkan bahwa seminar tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami pengelolaan keuangan secara bijak.
“Melalui seminar ini, kita akan mempelajari cara mengelola keuangan dan memahami bagaimana mengambil keputusan yang tepat. Dengan mengikuti seminar ini, peserta diharapkan lebih memahami cara mengembangkan keuangan dan tabungan yang dimiliki,” katanya.
Kepala Galeri Investasi UNAS Wahyu Mulyadi, S.AB., M.Si., juga menyampaikan pentingnya mahasiswa memahami kondisi keuangan di dunia nyata, tidak hanya dari sisi teori akademik.
“Mahasiswa harus unggul tidak hanya secara teori, tetapi juga memiliki kemampuan memahami kondisi keuangan secara nyata melalui pengalaman dan pemahaman langsung dari para pelaku investasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Dekan FEB UNAS Prof. Dr. Edi Sugiono, S.T., S.E., M.M., dalam keynote speech-nya menilai tema seminar sangat relevan dengan kondisi pasar global saat ini.

Dekan FEB UNAS Prof. Dr. Edi Sugiono, S.T., S.E., M.M.
Menurutnya, mahasiswa perlu memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang cerdas, mulai dari keputusan pembiayaan hingga investasi yang tepat. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman teoritis mahasiswa, tetapi juga meningkatkan kemampuan praktik melalui wawasan langsung dari pelaku industri.
Pada sesi inti seminar, moderator Veronika Nia memperkenalkan narasumber pertama, Julius Kaurranny, S.E., selaku Business Administration & Development General Manager PT KDB Tifa Finance Tbk.
Dalam pemaparannya mengenai pembiayaan bagi generasi muda, Julius menjelaskan dasar-dasar perusahaan pembiayaan, manfaat dan risiko penggunaan produk pembiayaan, hak dan kewajiban konsumen, hingga mekanisme pembiayaan konvensional dan syariah.
Ia juga menjelaskan solusi restrukturisasi pembiayaan bagi pelaku UMKM yang mengalami kesulitan pembayaran akibat kondisi tertentu, seperti pandemi COVID-19.
“Restrukturisasi dapat berupa penurunan bunga atau perpanjangan tempo pembayaran sesuai kebijakan yang berlaku,” jelasnya.
Narasumber kedua, Andri Muharizal Putra, S.E., M.M., QWP., selaku Head of Education & Community Partnership PT MNC Sekuritas, membahas pengelolaan keuangan dan strategi investasi bagi generasi muda.
Materi yang disampaikan meliputi realitas finansial generasi Z, dasar pengelolaan keuangan, pengenalan pasar modal Indonesia, hingga strategi investasi jangka panjang.
Dalam sesi tanya jawab, Andri menekankan pentingnya membangun dana darurat sebelum mulai berinvestasi.
“Dana darurat ideal minimal tiga kali pengeluaran bulanan. Jika dana darurat sudah tersedia, seseorang akan lebih tenang dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan lebih siap untuk mulai berinvestasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa investasi dapat dimulai dari nominal kecil selama dilakukan secara konsisten dan pada instrumen yang tepat.
“Fokuslah untuk mulai berinvestasi, bukan pada besar kecilnya modal yang dimiliki,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dan ditutup dengan pembagian doorprize dari pihak emiten serta sesi dokumentasi bersama peserta dan narasumber. Melalui seminar tersebut, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, mulai dari pembiayaan hingga pengambilan keputusan investasi di masa depan.(***)











