Profil Universitas (New Elementor)

Bintang Segi Lima

melambangkan asas Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Tugu

melambangkan puncak perjuangan bangsa Indonenesia

Lingkaran Merah Putih

melambangkan bendera Nasional.

Perisai

melambangkan benteng, untuk memberikan kesempatan belajar kepada pemuda-pemuda Republik yang tidak mau masuk ke sekolah-sekolah Belanda pada waktu revolusi phisik.

Dasar Hijau

melambangkan perkembangan ilmu sepanjang zaman dan masa

Lambang Universitas Nasional

LAMBANG berupa Tugu Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945, dengan bintang segilima diatasnya yang dilingkari oleh pita merah putih dan diatas perisai berwarna hijau.

LAMBANG berupa Tugu Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945, dengan bintang segilima diatasnya yang dilingkari oleh pita merah putih dan diatas perisai berwarna hijau.

  • Tugu : melambangkan puncak perjuangan bangsa Indonenesia
  • Bintang segilima : melambangkan asas Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  • Lingkaran merah putih, melambangkan bendera Nasional.
  • Perisai, melambangkan benteng, untuk memberikan kesempatan belajar kepada pemuda-pemuda Republik yang tidak mau masuk ke sekolah-sekolah Belanda pada waktu revolusi phisik.
  • Dasar Hijau, melambangkan perkembangan ilmu sepanjang zaman dan masa

Wawasan Almamater

Wawasan almamater adalah konsepsi yang melekat pada Universitas Nasional, dan mengandung anggapan sebagai berikut :
 
  • Perguruan tinggi harus benar-benar merupakan lernbaga ilmiah sedangkan kampus harus benar-benar masyarakat ilmiah
  • Perguruan tinggi sebagai aimamater merupakan suatu kesat bulat dan mandiri di bawah pimpinan Rektor sebagai pimpinan utama.
  • Keempat unsur sivitas akademika, yakni pengajar, karyawan administrasi, mahasiswa serta Alumnus harus manunggal dengan Almamater berbakti kepadanya dan melalui Almamater mengabdi kepada rakyat, bangsa dan Negara dengan jalan melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  • Keempat unsur sivitas akadernika dalam upaya menegakkan perguruan tinggi sebagai lembaga ilmiah dan kampus sebagai masyarakat ilmiah melaksanakan Tri Karya yaitu:

    • Profesionalisasi
    • Transpolitisasi
  • Tatakrama pergaulan di dalam lingkungan perguruan tinggi dan kampus didasarkan atas asas kekeluargaan serta menjunjung tinggi keselarasan dan keseimbangan sesuai dengan pandangan hidup Pancasila.

Perintis Universitas Nasional

foto_4

Mr. S. Takdir Alisjahbana

foto_3

Prof. Sarwono Prawirohardjo

foto_5

DR. Soemitro Djojohadikusumo

1. Mr. Prajitno Soewondo

2. Hazil

3. Kwari Katjabrata

4. Dr. Djoehana

5. R.M. Soebagio

6. Mr. Adam Bachtiar

7. Ny. Noegroho

8. Drs. Adam Bachtiar

9. Dr. Bahder Djohan

10. Dr. Leimena

11. Ir. Abd. Karim

12. Prof. Dr. Soetopo Tjokronegoro

13. Mr. Ali Budihardjo

14. Poerwodarminta

15. Mr. Soetikno

16. Jr. TH. A. Resink

17. Noegroho

18. Seodjatmiko

19. H.B. jassin

20. Mochtar Avin

21. L. Damais

22. A. Djoehana

23. Nona Boediardjo

24. Nona Roekmini Singgih

Pimpinan YMIK

pak_nur_new

Dr. Muhammad Noer, M.A.

Ketua Pembina

foto_1

Dr. Ramlan Siregar, M.Si.

Ketua Pengurus

foto_2

Prof. Ainun Na’im, Ph.D., M.B.A.

Pengawas