Magister Biologi Berupaya Tingkatkan Mutu Akreditasi

JAKARTA (UNAS) – Akreditasi merupakan proses evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen perguruan tinggi terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan Tri Dharma Peguruan Tinggi. Akreditasi juga dapat menentukan mutu suatu lembaga pendidikan tinggi yang telah distandarisasi oleh lembaga yang independen.

Guna menaati peraturan pemerintan tersebut, Sekolah Pascasarjana Program Studi Magister Biologi Universitas Nasional (UNAS) telah melakukan pengisian borang untuk mengajukan akreditasi ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Atas dasar tersebut BAN-PT telah merespon dan melakukan visitasi akreditasi pada Magister Biologi UNAS ,Senin (25/2) di menara UNAS, Ragunan.

Visitasi tersebut menghadirkan asesor dari BAN-PT yaitu Dr. Sony Heru Sumarsono dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung dan Prof. Dr. Yosephine Sri Wulan M. M.Si dari Universitas Airlangga, Surabaya. Selain itu juga turut hadir dosen, staff, dan alumni prodi Biologi serta beberapa stakeholder dalam penyelenggaraan akreditasi.

Kepala Program Studi Magister Biologi UNAS, Dr. Tatang Mitra Setia, mengatakan, visitasi akreditasi ini merupakan yang pertama kalinya dilangsungkan guna meningkatkan mutu akreditasi yang sebelumnya berstatus ‘terakreditasi’. Menurutnya, akreditasi pertama ini merupakan langkah awal dari magister biologi untuk bisa meningkatkan kualitas pembelajarannya agar bisa memperoleh akreditasi yang baik.

“Prodi yang masih tergolong usia muda ini sedang dalam proses peningkatan akreditasinya. Target kami dari akreditasi ini minimal adalah B. Kami berupaya semaksimal mungkin untuk melampirkan semua yang ada di borang dan saya harapkan hasil akreditasi kali ini bisa menjadikan daya tarik bagi calon mahasiswa yang akan masuk ke prodi magister biologi. Semoga akreditasi dari BAN-PT ini dapat memberikan kemajuan bagi magister biologi beserta lulusannya nanti,” jelasnya.

Menurut Wulan, prodi magister Biologi UNAS telah melakukan upaya promosi yang besar dan bagus ke beberapa daerah. Ini adalah hal yang baik dilakukan guna mendapatkan animo yang besar dari masyarakat luas. “Memang prodi ini belum ada lulusannya tetapi di awal-awal sudah bagus dalam peningkatan mahasiswanya. Berdasarkan data yang saya terima ini merupakan suatu langkah yang baik untuk menggaet mahasiswa,” jelas Wulan.

Ia menuturkan, peran serta alumni dalam poin akreditasi merupakan hal yang penting. Oleh sebab itu, sebelum para mahasiswa magister biologi lulus, mahasiswa tersebut harus ditekankan untuk meningkatkan kualitas baik didalam maupun diluar terutama saat lulus nanti. “Alumni angkatan pertama itu akan menjadi pioneer dalam perjalanan program studi magister Biologi. Selagi belum ada alumni dari S2, menjalin kerjasama dengan alumni S1 juga langkah yang baik,” imbuhnya.

Terkait dengan hal tersebut, Sony juga menyampaikan bahwa langkah yang ditempuh oleh prodi magister Biologi sudah tepat dalam promosi, hanya saja perlu meningkatkan akreditasi saja untuk dapat menggaet mahasiswa masuk ke magister biologi.

 “Para calon mahasiswa pasti akan melihat akreditasi prodinya. Jadi segala bentuk peningkatan-peningkatan perlu dilakukan oleh prodi ini didukung dengan sarana dan prasarana yang ada. Kalau dilihat dari penelitian yang dilakukan oleh dosen, ini sudah bagus dan baik untuk masyarakat, mungkin dengan adanya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari dosennya bisa menambah kemajuan dari magister biologi UNAS,” imbuhnya.

Setelah semua rangkaian kegiatan selesai dari mulai pengecekan borang, melakukan validasi penilaian dan wawancara mahasiswa. Dilanjutkan evaluasi oleh kedua tim asesor dan diakhiri dengan penandatanganan berita acara.(*NIS)