Jakarta (UNAS) – Universitas Nasional (UNAS) mendukung dan memfasilitasi kegiatan buka puasa bersama serta santunan anak yatim yang diinisiasi oleh organisasi kemasyarakatan Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu 200. Kegiatan bertema “Rempug dalam Berkah, Bersatu dalam Ukhuwah” tersebut berlangsung di pelataran Masjid STA Universitas Nasional pada Sabtu (7/3) dan dihadiri oleh pengurus FBR, perwakilan pimpinan UNAS, tokoh masyarakat, anak-anak yatim, serta warga sekitar.
Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan pada bulan suci Ramadan yang tidak hanya diisi dengan buka puasa bersama, tetapi juga penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Selain mempererat silaturahmi antara Universitas Nasional dengan masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, acara ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat berbagi, memperkuat nilai kebersamaan, serta menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.
Ketua panitia kegiatan, Algazali, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menuturkan bahwa kegiatan buka puasa bersama dan santunan ini tidak sekadar menjadi ajang berbagi makanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial kepada anak-anak yatim serta upaya mempererat ukhuwah antarsesama.
“Tujuan utama kegiatan ini bukan hanya makan bersama, melainkan mempererat tali persaudaraan, mengetuk pintu langit melalui doa, serta menebarkan kasih sayang bersama adik-adik kita,” ujarnya.
Algazali juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan para donatur menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kegiatan santunan anak yatim ini. Ia berharap segala kebaikan yang diberikan dapat menjadi amal jariah dan memperoleh balasan berlipat dari Allah Swt.
Dalam kesempatan yang sama, Manager Marketing Public Relations UNAS, Sutikman, S.T., M.Kom., yang mewakili Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi antara Universitas Nasional dan FBR.
Sutikman menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk sinergi positif antara institusi pendidikan dan organisasi masyarakat dalam memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kami dari pimpinan Universitas Nasional mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang baik ini. Semoga hubungan yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, tidak hanya dalam kegiatan buka puasa bersama, tetapi juga pada kegiatan lain yang memberikan manfaat sosial bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara UNAS dan masyarakat sekitar.
Sementara itu, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Pasar Minggu, Supeno, yang hadir mewakili pihak kecamatan, menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosial yang digagas oleh FBR dan didukung oleh Universitas Nasional. Menurutnya, kegiatan santunan anak yatim merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal senada juga disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Jatipadang, Rahardian Sandi. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang karena memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim.
Rahardian juga memberikan pesan kepada anak-anak yatim yang hadir agar tetap semangat dalam menjalani kehidupan dan terus berusaha meraih masa depan yang lebih baik.
“Jangan menyerah dengan kondisi yang ada. Tetap semangat dan terus berjuang untuk masa depan yang lebih baik,” pesannya.
Selain kegiatan santunan dan buka puasa bersama, Universitas Nasional juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan informasi mengenai program promosi pendidikan kepada masyarakat. Dalam kesempatan itu, UNAS memperkenalkan program beasiswa khusus bagi masyarakat Betawi sebagai bentuk komitmen kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi.
Melalui program tersebut, masyarakat Betawi berkesempatan memperoleh beasiswa pendidikan dengan potongan biaya kuliah sebesar 50 hingga 75 persen. Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Betawi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini pula diharapkan sinergi antara Universitas Nasional, organisasi kemasyarakatan, serta pemerintah setempat dapat terus terjalin dengan baik. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan pendidikan masyarakat. (VIN)






