UNAS dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta Perkuat Kolaborasi Melalui Workshop Kesehatan Mental Siswa SMA/SMK

Acara Workshop dengan tema “Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Bagi Generasi Z” ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Nahdiana, S.Pd., M.Pd. secara simbolis dengan pemukulan gong. Hal tersebut, menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan yang diikuti ratusan siswa SMA dan SMK, sekaligus simbol komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan mental pelajar Jakarta di era digital.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Nahdiana, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Nahdiana, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar soal akademis, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, sikap, serta keterampilan yang relevan dengan tantangan era digital.

“Kami ingin anak-anak Jakarta tumbuh sebagai generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademis, tetapi juga memiliki kompetensi, keterampilan, dan sikap yang baik. Kreativitas anak-anak saat ini tidak terbatas, sehingga pendidikan harus mampu mengarahkan energi itu menjadi prestasi yang bermanfaat,” ujar Nahdiana.

Ia menambahkan, di tengah derasnya arus teknologi dan media sosial, pelajar membutuhkan ketahanan mental agar tidak mudah terprovokasi maupun terjebak dalam dampak negatif informasi digital. “Kesuksesan bukan hanya soal nilai akademis, tetapi juga bagaimana kita mengelola diri, menjaga sikap, dan membentuk mental yang tangguh,” lanjutnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Kanvas Pelajar Jakarta”, sebuah inisiatif Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk menyediakan ruang bagi siswa menyalurkan energi, kreativitas, serta potensi mereka secara positif. Selain workshop, acara juga menampilkan pentas seni siswa, seperti solo vokal dan marawis, sebagai bentuk apresiasi terhadap bakat yang berkembang di sekolah.

Dengan semangat kolaborasi, lanjutnya, antara Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan UNAS, acara ini diharapkan mampu memperkuat peran sekolah dan perguruan tinggi dalam membimbing siswa agar siap menghadapi tantangan global, tidak hanya dengan pengetahuan dan kompetensi, tetapi juga dengan mentalitas dan karakter yang kuat.

“Anak-anak hari ini adalah harapan bangsa di masa depan. Dengan pendidikan yang berorientasi pada hati, kreativitas, dan ketahanan mental, kita yakin mereka akan tumbuh menjadi generasi yang mampu mengatur bangsa ini di masa mendatang,” tutup Nahdiana.

Sementara itu, Plt. Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Drs. Sarwoko, M.Pd., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan tindak lanjut dari program Ruang Seni Siswa yang sebelumnya digelar di berbagai taman kota, dan kini dilaksanakan dalam format ruang tertutup di Universitas.

Plt. Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Drs. Sarwoko, M.Pd.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum diskusi mengenai kesehatan mental, tetapi juga menjadi ajang untuk mengapresiasi seni para siswa. “Kegiatan ini bukan hanya forum diskusi kesehatan mental, tetapi juga ajang apresiasi seni siswa,” jelas Sarwoko.

Sarwoko menambahkan bahwa acara serupa akan berlanjut pada awal September, dan diharapkan dapat melibatkan lebih banyak siswa di masa mendatang.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut, bahkan bisa dilaksanakan secara rutin di UNAS. “Semoga kolaborasi ini terus berlanjut, bahkan bisa rutin di UNAS, sehingga semakin banyak manfaat yang dirasakan oleh pelajar Jakarta,” imbuhnya.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia UNAS, Prof. Dr. Suryono Efendi, S.E., M.P., M.M., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Dinas Pendidikan DKI Jakarta kepada UNAS sebagai mitra kolaborasi. Ia menekankan pentingnya membangun mental yang tangguh bagi generasi muda, khususnya generasi Z, yang hidup dalam arus perkembangan teknologi dan internet yang begitu cepat.

“Generasi Z berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka menghadapi tantangan luar biasa di era digital. Karena itu, diperlukan persiapan untuk membentuk mental yang kuat, selain menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan, agar siap menghadapi generasi emas Indonesia 2045,” ujar Prof. Suryono dalam sambutannya.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia UNAS, Prof. Dr. Suryono Efendi, S.E., M.P., M.M.

Menurutnya, ada tiga syarat utama yang harus dimiliki generasi muda untuk menjadi tenaga profesional yang kompetitif, yakni penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta sikap mental dan kepribadian yang tangguh.

Dalam kesempatan itu, Prof. Suryono juga memperkenalkan Universitas Nasional sebagai salah satu perguruan tinggi tertua di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1949, UNAS kini telah berusia 76 tahun dengan 41 program studi mulai dari sarjana, magister, hingga doktor. UNAS juga telah meraih akreditasi unggul baik di tingkat Universitas maupun hampir 50 persen program studinya.

“Dengan pengalaman panjang dalam dunia pendidikan, UNAS siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memajukan generasi muda Indonesia. Kami berharap para pengurus OSIS yang hadir di sini kelak akan menjadi kader bangsa dan penerus cita-cita kemerdekaan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, UNAS dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta berharap dapat memperkuat sinergi dalam membimbing siswa menghadapi tantangan global, tidak hanya melalui pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesehatan mental yang kokoh. “Kami berharap kolaborasi ini dapat membekali siswa tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dengan ketangguhan karakter dan kesehatan mental, agar siap bersaing secara global,” tutur Prof. Suryono.

Workshop Kesehatan Mental ini menghadirkan narasumber para akademisi yang membahas cara menjaga keseimbangan psikologis pelajar di tengah tantangan zaman. Materi disampaikan oleh Ns. Nita Sukamti, S.Kep., M.Kep., CWCCA selaku dosen Fakultas Ilmu Kesehatan UNAS dan Masidin Nasrib, S.H., M.H. selaku dosen Fakultas Hukum UNAS, yang memberikan wawasan mengenai pentingnya kesehatan mental, pengelolaan diri, serta etika berinteraksi di era digital.

Selain sesi workshop, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari siswa-siswi SMA dan SMK. Mereka menampilkan tari kreasi, tari tradisional, pertunjukan teatrikal, serta penampilan solo vokal yang menambah semarak suasana dan menjadi ajang apresiasi bagi bakat seni pelajar Jakarta.

Tak hanya penampilan seni dari para siswa, seluruh fakultas di Universitas Nasional (UNAS) juga turut memeriahkan kegiatan ini dengan membuka stand informasi. Melalui stand tersebut, para dosen dan mahasiswa menyampaikan berbagai informasi mengenai fakultas serta program studi yang ada di UNAS, sehingga para pelajar dapat mengenal lebih dekat dunia perguruan tinggi sekaligus mendapatkan wawasan tentang pilihan pendidikan di masa depan. (*DMS)

Bagikan :

Info Mahasiswa

Related Post

Semarakkan Dies Natalis UNAS ke 72, FBS Selenggerakan Webinar Nasional
UNAS Ajak Kepala Sekolah Hadapi Tantangan Pendidikan Digital Lewat Pemanfaatan Generative AI
Ciptakan Perawat yang Kompeten, ILMIKI Adakan Diskusi Publik
HIMAPUBLIK Art Creation 2018
Unas Terima Mahasiswa Baru Jalur KIP Kuliah 
UNAS FEST 2024: Mendorong Inovasi Teknologi Energi Terbarukan untuk Mencapai Momentum Hijau Global

Kategori Artikel

Berita Terbaru

Jadwal pelaksanaan PLBA T.A 2025/2026

Hari : RABU

SESI : 1

Tanggal : 24 September 2025

Pukul : 07.00 – 12.00 WIB

Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

SESI : 2

Pukul : 13.00 – 16.00 WIB

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  2. FAKULTAS HUKUM
  3. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  4. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

Hari : Kamis

Tanggal 25 September 2025

Pukul : 07.00 – 16.00 WIB

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
  5. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  6. FAKULTAS HUKUM
  7. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  8. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional