Omikoshi Pukau Pengunjung Nihon Bunka Matsuri 2010

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Lebih dari 200 siswa SMA dan mahasiswa universitas se-Jabodetabek menghadiri acara Nihon Bunka Matsuri 2010 di hari ke-2.
 
Sabtu, 27 November 2010 kampus Unas di jalan Sawo Manila Pasar Minggu dibanjiri siswa SMA. Lebih dari 200 siswa SMA dan mahasiswa universitas se-Jabodetabek menghadiri acara Nihon Bunka Matsuri 2010 di hari ke-2.

Jika Jumat (26/11) kegiatan banyak dilakukan di indoor, Sabtu (27/11) kemarin acara tersebut banyak dilakukan di area taman dan parkiran Unas. Panggung utama dan 20 stand ikut meramaikan acara tersebut.

Dari beragam acara yang disuguhkan, Omikoshi merupakan salah satu acara yang menyedot banyak perhatian dari pengunjungnya. Lebih dari 150 orang memadati area tempat Omikoshi berlangsung. Omikoshi ini dimainkan oleh 65 orang wanita dan 6 pria yang semuanya merupakan mahasiswa bahasa dan sastra jepang Universitas Nasional.

Omikoshi merupakan sebuah miniatur kuil Shinto. Penganut Shinto percaya bahwa di dalam Omikoshi terdapat arwah yang mendiaminya. Di bawah miniatur kuil terdapat dua buah tiang besar melintang yang digunakan untuk mengangkatnya. Orang-orang akan beramai-ramai mengangkat Omikoshi yang berat dengan menggotong tiang besar di pundak mereka. Omikoshi biasanya dibawa keluar dari kuil, diarak ke sekeliling daerah sampai akhirnya dibawa masuk lagi ke kuil. Sambil mengarak Omikoshi, orang-orang akan bersorak “Soryaaa!!”.

”Ini merupakan pertama kalinya HIMABAJA UNAS menampilkan Omikoshi dan diajarkan langsung oleh orang jepang yaitu Amagasa san, dan ini cukup menarik antusias pengunjung,” ungkap Ketua Umum Nihon Bunka Matsuri 2010, Dery M. Yusuf.

Di puncak acara diumumkan pula juara-juara dari katakana kontes, lomba design karakter, dan juga Cosplay. Muncul sebagai juara I dari katakana kontes adalah Ridwan Setiadi dari SMAN 1 Tajurhalang, sedangkan untuk lomba design karakter, desain Budi Fandika siswa asal SMAN 16 ini mampu menarik hati juri sehingga keluar sebagai juara I. Di lomba cosplay, salah peserta yang bernama Sora muncul sebagai juara I.

“Saya senang mengikuti kegiatan ini dan berharap akan lebih mengenal budaya Jepang.” ungkap Dewi salah satu pengunjung Nihon Bunka Matsuri 2010. (Fiki Syarifudin)

Berita Terbaru
Chat with Us!