UNAS – Pemda Kepulauan Tanimbar Teken MoU Terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi

Jakarta (UNAS) – Universitas Nasional (UNAS) jajaki kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Kamis, (8/10) di gedung menara dua Unas, Ragunan, Jakarta. Penandatanganan MoU UNAS dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini terkait dengan kerjasama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang merupakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dr. Iskandar Fitri, S.T., M.T.,

Penandatanganan kerjasama tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNAS Prof. Dr. Iskandar Fitri, S.T., M.T., Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, S.H., M.H., Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNAS Dr. Retno Widowati, M.Si., dan Ketua Dinas Kesehatan Kepulauan Tanimbar dr. Edwin Tomasoa.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik UNAS Prof. Dr. Iskandar Fitri, S.T., M.T. mengatakan UNAS membuka pintu selebar-lebarnya bagi instansi maupun institusi yang ingin melakukan kerjasama. Hal itu, demi memberi kesempatan bagi mahasiswa mengenyam pendidikan di luar dari fokus bidang studinya.

Ia juga menambahkan, UNAS sendiri terdapat beberapa studi terkait dengan kesehatan yang ada di Fakultas Teknik dan Sains dan Fakultas Biologi. Sehingga, lanjut Prof. Dr. Iskandar, bukan hanya Fakultas Ilmu Kesehatan. Namun, Fakultas lain bisa di ikut sertakan dengan program kerjasama ini.

“Di UNAS ini ada beberapa kajian mengenai fisika medik kemudian ada biomedik termasuk kaitannya dengan informatika sampai yang sifatnya sistem informasi rumah sakit yang didalamnya ada pendataan dan sebagainya. Jadi kami sangat membuka selebar lebarnya jika ingin dimanfaatkan dalam rangka fasilitas kerjasama ini,” ujar Prof. Dr. Iskandar.

Ia pun berharap, kerjasama ini dapat menghasilkan kinerja manfaat bagi kedua belah pihak dan masyarakat. “Mudah-mudahan kerjasama antara Kepulauan Tanimbar dengan Universitas Nasional memberikan manfaat bukan hanya kepada kedua belah pihak tapi utamanya untuk masyarakat,” ungkapnya.

Petrus Fatlolon, S.H., M.H.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, S.H., M.H. menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Universitas Nasional yang telah memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk menjalin kerjasama dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Petrus berharap kerjasama antara UNAS dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat dijalankan secara nyata. “Kami berharap kedepan dapat ditindaklanjuti secara nyata di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” harapnya.

Perjanjian Kerja Sama (PKS)

Bersamaan dengan penandatangan MoU antara UNAS dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, juga diadakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Ilmu Kesehatan dengan Dinas Kesehatan Kepulauan Tanimbar. Kerjasama ini ditempuh dalam rangka peningkatan sumber daya manusia di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dr. Retno Widowati, M.Si.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Dr. Retno Widowati, M.Si. menjelaskan kerjasama antara FIKES dan Dinas Kesehatan Kepulauan Tanimbar adalah untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia yang ada di Pulau Tanimbar khususnya untuk tenaga kesehatan.

Adapun skema dari kerjasama tersebut adalah Dinas Kesehatan Kepulauan Tanimbar nantinya akan mengirimkan perawat untuk peningkatan pendidikan dari D3 menjadi S1 dan S1 menjadi profesi ners. Kemudian menjaring calon-calon tenaga kesehatan dalam bidang keperawatan dari S1 sampai pendidikannya selesai dari sarjana keperawatan maupun profesi ners. Dan bidan-bidan dari D3 yang kuliah di FIKES akan melanjutkan ke profesi bidan.

“Jadi itu kurang lebih nya yang akan dilaksanakan diantara FIKES dengan Dinas Kesehatan Kepulauan Tanimbar kemudian juga tidak lepas dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang nanti akan dilakukan baik itu oleh mahasiswa maupun dosen yang terkait dengan semua masalah kesehatan,” jelas Retno.

Dari perjanjian kerjasama ini, lanjutnya,  diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan di Kepulauan Tanimbar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Sehingga tenaga kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di kepulauan Tanimbar menjadi lebih kompeten.

“Semoga kerjasama ini bisa diperluas terkait dengan penelitian dan pengabdian yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat di Kepulauan Tanimbar. Kami juga berharap bahwa dari MoU yang meliputi perjanjian kerjasama ini bisa dilakukan juga oleh program studi atau fakultas lain yang ada di Universitas Nasional,” katanya. (*DMS)