Siapkan mahasiswa berdaya saing, UNAS selenggarkan Pelatihan Kemampuan Komunikasi Interpersonal

Jakarta, UNAS – Keterampilan membangun kerja tim yang baik merupakan kemampuan yang dibutuhkan di dunia professional. Kesimpulan ini muncul dari hasil survei yang dilakukan oleh Carrier and Development Universitas Nasional “Jadi, ternyata di lingkungan kerja lebih banyak diperlukan yang terkait dengan teamwork.” Ujar Jesaya Pinem S.S., MM, Kepala bagian CDC – Universitas Nasional.

Kerja tim yang baik merupakan buah dari keterampilan komunikasi interpersonal yang baik, ini menunjukan pentingnya lulusan kampus dibekali dengan kemampuan komunikasi interpersonal yang baik. “Di lingkungan manapun anda bekerja entah di pemerintahan atau di swasta interpersonal skills itu sangat-sangat vital.” Ujar pria berkacamata itu saat menjelaskan pentingnya komunikasi interpersonal. Menyadari komunikasi interpersonal sebagai hal yang penting, UNAS mengundang Jebsen & Jessen untuk mengadakan pelatihan komunikasi interpersonal pada Senin, 9 Desember 2019.

Pemilihan Jebsen & Jessen adalah karena skup perusahaannya yang telah sampai pada taraf internasional. “Kami melihat Jebsen & Jessen ini sebagai salah satu perusahaan multinasional yang sudah mapan dengan keberadaannya di 12 negara,” ujar Kepala Bagian CDC – UNAS. Hadir dan menjadi pembicara utama, Anggi Kermayogie, sales manager untuk construction equipement dan werehousing truck Jebsen & Jessen meminta agar mahasiswa yang hadir untuk menyimak dengan santai. “Presentasi ini agar serileks mungkin, sesantai mungkin karena saya rasa tidak  perlu serius,” ujarnya mengawali sesi materi. Selama dua jam, ia membagikan beragam tips dan trik dalam berkomunikasi interpersonal dalam lingkup pekerjaan. Mahasiswa yang hadir menyimaknya dengan seksama dan ketika sesi diskusi dibuka, tak sedikit mahasiswa yang aktif terlibat.

Dalam penutupan, Kepala CDC berencana mengadakan MoU dengan J&J. “Di dalam ruang lingkup itu, yang pertama pelaksanaan campus hiring. Kita tahu bagaimana universitas ini meluluskan mahasiswa dalam dua kali setahun begitu banyak oleh karena itu kita juga bertanggung jawab untuk mencarikan mahasiwa itu pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan jurusan mereka.” Ujar pria berkacamata ini.(RISKY)