Studi Biologi Lapangan Sebagai Wadah Implementasi Ilmu Mahasiswa

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Jakarta (UNAS) – Ilmu yang diperoleh dibangku kuliah akan lebih lengkap ketika dapat terimplementasi. Himpunan Mahasiswa Biologi (Himabio) Fakultas Biologi Universitas Nasional mewadahi para mahasiswa biologi melalui kegiatan Studi Biologi Lapangan (SBL).

Kegiatan yang dilaksanakan sejak bulan Agustus 2021 ini diikuti oleh seluruh mahasiswa/i fakultas biologi semester 5. Capaian dari kegiatan ini ialah seminar yang dilaksanakan pada Sabtu (16/10/2021). Tema yang diusung pada seminar ini adalah “Penerapan Bidang Minat Biologi dalam Penelitian di Lapangan”.

Ketua Panitia Raeiza Mahfa menyampaikan kegiatan SBL ini dapat menambah pengalaman bagi peserta dalam mengambil, mengolah data dan mempresentasikan hasilnya dalam seminar. “Besar harapan SBL ini dapat menjadi suatu pengalaman atau experience bagi kalian dalam mengambil atau mengolah data secara benar,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Himabio UNAS Mutiara Ashia mengatakan bahwa kegiatan SBL tahun 2021 ini berbeda dari tahun sebelumnya. Panitia sangat mengusahakan peserta dapat ke lapangan. Pengambilan data secara langsung ini dengan persetujuan instansi terkait dan orang tua, serta menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga apa yang diharapkan dari SBL ke lapangan di tengah pandemi, ilmu saat SBL didapatkan oleh teman-teman semua,” pesan Mutiara kepada para peserta.

Dalam kegiatan akademik atau ekstrakulikuler yang diselenggarakan oleh Himabio ini, turut berpartisipasi pula para alumni. Melalui kegiatan ini juga tercipta atmosfer pembelajaran dan adanya kolaborasi antara mahasiswa dan dosen khususnya dosen pembimbing.

Dekan Fakultas Biologi UNAS Dr. Tatang Mitra Setia, M.Si., menyampaikan, “SBL ini tingkat pembelajaran mengelola mengenai lapangan. Tentunya sebagai peneliti, Anda sekalian atau para peserta belum merupakan peneliti kalau belum menyampaikan hasil. Dalam hal ini diseminasi melalui seminar,” kata Tatang.

Tatang juga berharap dari topik-topik yang ditulis dapat dipublikasikan. “Dengan bersama pembimbing, saya berharap walaupun nanti disini juga ada prosidingnya, bisa juga ditulis di jurnal. Itu merupakan bagian pengalaman kalian untuk bisa mengisi SKPI,” jelasnya.

Terdapat 9 bidang minat yang dapat diikuti oleh para peserta yaitu avifauna, etnobotani, fitokimia, herpetofauna, mamalia, pangan, perairan, primata, dan vegetasi. Presentasi dan pembahasan hasil penelitian dibagi berdasarkan kelompok peserta. (*ARS)

Berita Terbaru
Chat with Us!