Mahasiswa FTKI UNAS Raih Juara Dua Lomba Film Pendek Cegah Narkoba

JAKARTA – Mahasiswa Fakultas Teknologi, Komunikasi, dan Informatika (FTKI) Universitas Nasional (UNAS) yang tergabung dalam Kelompok Studi Lingkar Kreatif berhasil meraih juara dua lomba film pendek yang di sponsori oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Selasa (5/12). Melalui judul ‘Prinsip Penentuan Jalan Hidupku’, film pendek yang bertemakan #iniCaraGueCegahNarkoba diikuti sebagai bentuk kampanye anti narkoba yang dilakukan oleh mahasiswa FTKI.

“Kontes film pendek ini menunjukkan Majority of Silent Spirit mahasiswa FTKI UNAS dalam upaya membendung pengaruh narkoba yang dapat merusak generasi bangsa. Saya katakan ‘Majority of Silent Spirit’ yang berarti bahwa anak-anak muda yang selama ini dianggap sebagai passive victim, ternyata bisa diberdayakan secara aktif untuk turut serta dalam pencegahan narkoba,” imbuh Dekan FTKI, Dr. Ucuk Darusalam, ST, MT.

Ucuk menambahkan bahwa karya dari mahasiswa FTKI merupakan salah satu contoh bahwa memberantas narkoba merupakan salah satu solusi dalam membangunkan kesadaran anak muda dalam ikut andil mencegah narkoba melalui edukasi berbasis Information Technology (IT) yakni video dan social media. “Saya mengucapkan selamat dan bersyukur mahasiswa FTKI UNAS mengawali untuk membakar Majority of Silent Spirit dalam kampenye cegah narkoba. Maju terus anak-anak FTKI UNAS untuk kemajuan peradaban Bangsa Indonesia, bebas Narkoba,” tutupnya.

Film yang diunggah dalam akun youtobe Lingkar Kreatif itu mengisahkan bagaimana seorang mahasiswa yang membatasi dirinya sendiri pada masalah  yang terjadi dalam lingkungan keluarga. Selain itu, film tersebut menceritakan bagaimana cara seseorang agar dapat bergaul dengan baik sehingga tidak terjerumus dalam canduan narkoba.

“Dalam film pendek itu kita lebih mengarah ke solusi bagaimana mengajak teman kita untuk berusaha, usaha dalam hal ini adalah menyibukkan diri melalui kegiatan-kegiatan positif yang menghasilkan sehingga tidak mudah terpengaruh oleh ajakan teman yang terjerumus dalam narkoba,” ungkap salah satu anggota Lingkar Kreatif, Devi Eriska saat diwawancari Humas UNAS, Rabu (6/12).

Pada kesempatan yang sama, kameramen dalam film pendek tersebut, Chairul Gunawan mengatakan bahwa pada akhir video terdapat sebuah pesan bahwa faktor lingkungan bukanlah menjadi yang utama sebagai penyebab seseorang terjerumus dalam narkoba. “Semua kembali pada diri kita sendiri, kesadaran diri sendiri terhadap prinsip kita untuk mencegah narkoba seperti apa. Intinya dalam film tersebut kita bertujuan untuk mempengaruhi penonton bahwa narkoba itu tidak baik dan bagaimana kita membatasi diri terutama dalam memilih teman dan jangan mudah dipengaruhi,” ungkapnya.

Lain halnya dengan Qodli Alfarisie, mahasiswa program studi Teknik Informatika yang tergabung dalam komunitas Lingkar Kreatif  itu menyatakan bahwa proses pembuatan film pendek tersebut hanya memerlukan waktu satu minggu saja. “Memang sebelum terbentuk tim kita sempat mikir bagaimana dalam waktu satu minggu tersebut kita bisa menghasilkan yang terbaik, karena juga dari segi tema sangat menarik mengingat masalah narkoba di lingkungan anak muda sekarang ini sedang marak,” imbuhnya.

Film pendek berdurasi 3 menit 32 detik ini, lanjut Qodli nantinya akan dipublikasikan dalam kampanye dan sosialiasi anti narkoba yang dilakukan oleh BNN. “Harapannya semoga dengan ini kita bisa mengajak teman-teman UNAS untuk bergabung bersama menghasilkan karya karya yang kreatif dan berkreasi dalam hal-hal yang positif,” tuturnya.(*nis)