Komedian dan Pemain Film Hifdzi Khoir Sambangi UNAS Radio

JAKARTA (UNAS) – Hifdzi Khoir menyambangi Universitas Nasional dalam rangka live interview  dan promo single pertama berjudul “Ambigu” di Laboratorium Radio Universitas Nasional pada jumat (26/1). Pria kelahiran bandar lampung itu adalah seorang komedian dan pemain film yang sekarang sedang merambah dunia tarik suara.

Hifdzi khoir mengungkapkan bahwa Ia memulai karir dari dunia stand up comedy di Jogja, lalu mencoba mengikuti audisi yang diadakan oleh stasiun televisi swasta. “Awalnya ikut komunitas stand up di jogja lalu ikut lomba lomba gitu, terus pas ada audisi stand up di kompas tv aku jadi tertarik buat ikut alhamdulillah terpilih dan masuk lima besar,” ungkap Hifdzi.

Ia menceritakan selama di komunitas banyak kegiatan yang dilakukan untuk melatih stand up diantaranya open mic dan sharingopen mic adalah tempat untuk mencoba materi stand up seperti  menulis materi lalu mempraktekkan nya dan sharing antara senior dan junior bagaimana cara berstand up, cara penyampaian dan menceritakan pengalaman-pengalaman.

Hifdzi terinsiprasi menjadi komedian semenjak melihat program Audisi Pelawak TPI (API) yang didalamnya berkumpul group-group pelawak seperti Bajai, SOS, Limau dan lain sebagainya. Lanjutnya, stand up comedy itu tempat untuk mencurahkan isi hati.

Disinggung mengenai cerita dari lagu terbarunya Ambigu, Hifdzi menjelaskan bahwa lagu ambigu menceritakan kisah cinta seorang pria yang diberi harapan palsu oleh wanita. “Jadi ceritanya ada cowok suka sama cewek tapi ceweknya bikin bingung kadang suka, kadang enggak, suka gak ada kabar gitu, inspirasinya dari pengalaman pribadi” Ujar Hifdzi.

Menurut pria yang lahir pada 4 Oktober 1991 itu, proses pembuatan lagu Ambigu dibantu oleh teman komunitas nya mulai dari arrangement sampai lirik lagu. “Buat lagunya juga dibantu temen-temen juga dari komunitas sound projock Jakarta dibantu bikin musiknya dibantu juga bikin liriknya dan jadi lah lagu ambigu,” ucap Hifdzi.

Mengenai promosi lagu ambigu Hifdzi menyatakan promosi dilakukan dengan mengirim press release ke radio dan beberapa media ke jogja, namun untuk dominannya lebih ke media sosial.

“Buat UNAS Radio sukses terus karena ini tuh tempat belajarnya buat jadi penyiar semoga kalian bisa jadi penyiar radio yang sukses di Jakarta maupun Indonesia dan untuk para pemuda yang ingin terjun ke dunia stand up terus belajar bagaimana nyiapin materi , cara delivery dan jangan mudah nyerah, nikmatin saja prosesnya kalo prosesnya baik pasti bakal baik akhirnya” tutup Hifdzi. (*DMS)