Himajem Gelar Panel Discussion bahas Digital Disruption and Shifting Era

Jakarta (UNAS) – Himpunan Mahasiswa Manajemen (Himajem) menyelenggarakan Panel Discussion bertajuk “Digital Disruption and Shifting Era: Opportunity Or Threat” pada Senin (2/4). Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui peluang dan ancaman yang ditimbulkan oleh teknologi digital serta bagaimana strategi dalam menghadapinya khususnya ekonomi digital.

Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Suryono Efendi, S.E., M.M. mengatakan, pergeseran era dari konvensional ke digital yang mengandalkan teknologi menuntut para pelaku usaha untuk lebih aktif dalam penggunaan teknologi, sebab dapat meningkatkan pertumbuhan usaha dan memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi jual-beli. “ teknologi menjadi penyebab terjadinya pergeseran era ini sehingga pelaku usaha beralih untuk menjual produknya dengan cara online. Selain itu, juga sangat efisien bagi produsen maupun konsumen,” ujarnya saat sambutan di Aula Blok 1 lantai 4.

Menurutnya, penggunaan teknologi menjadi faktor penting dalam perkembangan bisnis. Selain meningkatkan mutu produk dan penjualan, teknologi juga menjadi penghancur produk lama yang enggan beralih ke online. Lanjutnya, itulah sebabnya menjadi disruption mengganti dengan yang baru yang lebih cepat dan efisien.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat mengambil peluang yang ditimbulkan sehingga terhindar dari ancaman pergeseran era. “saya harap mahasiswa dapat menyikapi pergeseran era ini dengan memunculkan ide-ide baru yang kreatif dan inovatif sehingga terhindar dari ancaman,” tutupnya.

Peserta panel discussion ini dihadiri oleh himpunan mahasiswa manajemen dari Universitas se-Jakarta seperti Universitas Bakrie, Universitas Pancasila, Universitas Muhammadiyah Jakarta hingga Universitas Pembangunan Nasional Jakarta. Ditemui disela-sela acara, Ketua Pelaksana Chellsa Afridhamita mengungkapkan, selain berdiskusi kegiatan ini juga untuk menjalin silaturahmi antar himpunan sehingga saling mengenal antar jurusan manajemen.

“InsyaAllah, kegiatan ini menjadi pembuka gerbang tali silaturahmi antar himpunan mahasiswa manajemen se-jakarta dan setelah acara ini bisa memunculkan program-program baru dari himajem di Universitas lainnya yang dikondisikan dengan digital disruption and shifting era,” katanya.

Selain itu, ia berharap akan ada kolaborasi antara himpunan dalam hal program  yang akan dijalankan ataupun yang sedang dijalankan sehingga dapat berkontribusi bagi perekonomian Indonesia. “Nantinya akan kita tindak lanjuti hubungan dengan himajem dari kampus lain khususnya yang hadir, berkenaan dengan program yang akan dijalankan atau yang sudah dijalankan yang dapat bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi indonesia,” ungkap Chellsa. (*DMS)