FIKES Unas Kirim Tim Relawan Kesehatan ke Lokasi Gempa Cianjur

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Jakarta (Unas) – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nasional (Fikes Unas) mengirim tim relawan kesehatan ke lokasi gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Tim relawan kemanusiaan ini terdiri atas enam tenaga relawan, yang dipimpin oleh Dosen Fikes Unas Dr. dr. Andi Julia Rifiana, M.Kes. dan berangkat menuju Cianjur pada Senin (28/11).

Saat diwawancara, Ketua Tim Relawan Dr. dr. Andi Julia Rifiana, M.Kes. mengatakan tim relawan ini ditunjuk oleh Dekan Fikes Unas serta Rektor Unas untuk mewakili Unas dalam memberikan bantuan medis kepada para korban terdampak gempa.

Ketua Tim Relawan Dr. dr. Andi Julia Rifiana, M.Kes., bersama dengan relawan Kesehatan UNAS sedang berkordinasi dengan pihak LLDIKTI wilayah III.

Ia menambahkan, nantinya disana tim relawan Unas akan bergabung dengan tim dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTIWilayah III Jakarta yang ada di Desa/Kelurahan Mangunkerta Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Adapun bantuan yang diberikan adalah pengecekan kesehatan kepada korban.

“Kami akan menyatu dengan posko dari LLDIKTI yang sudah mempersiapkan disana sehingga kami akan membuat posko kesehatan”, katanya.

Tim relawan Unas akan berada dilokasi gempa selama tiga hari. Adapun tim relawan medis Unas yang terjun ke lokasi bencana diantaranya Dr. dr. Andi Julia Rifiana, M.Kes., Ns. Audrey Talitha S, S.Kep., Ns. Larasati Dwi Nurita, S.Kep., Ns. Wa Yanti, S.Kep., Ns. Gloriana Thio F, S.Kep., dan Ns. Wanda Dwi Putra A, S.Kep.

Dikutip dari bnpb.go.id, sebanyak 3.175 orang tenaga kesehatan telah disebar pada 194 titik pengungsian di delapan kecamatan pasca gempa Cianjur, Jawa Barat. Adapun delapan kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Pacet, Cugenang, Gekbrong, Warungkondang, Mande, Cilaku, Cibeber, dan Cianjur.

Adapun untuk korban meninggal yang diupdate pada Minggu 27/11/2022 melalui website Badan Nasional Penanggulangan Bencana (bnpb.go.id) yaitu berjumlah 321 orang. Sementara jumlah pengungsi 73.874 orang dengan rincian pengungsi laki-laki 33.713 orang dan pengungsi perempuan 40.161 orang. Untuk infrastruktur yang rusak berat 27.434 rumah, rusak sedang 13.070  dan rusak ringan 22.124 rumah, sehingga total rumah rusak sebanyak 62.628 rumah. 

Seperti diketahui, Kabupaten Cianjur mengalami gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6. Bencana gempa bumi terjadi Senin, 21/11/2022 pukul 13.21 WIB dengan pusat gempa berada di 10 km barat daya Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Bencana ini menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur di beberapa daerah terdampak. (*DMS)

Berita Terbaru
Chat with Us!