Alumni Sastra Jepang UNAS Berkarier di Negeri Sakura, Raih Apresiasi dari Hotel SPA Tsurumi Beppu

Beppu, Oita, Jepang (UNAS) – Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Nasional (UNAS) melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap alumni Program Studi Sastra Jepang yang saat ini berkarier di Jepang, pada 15 Juni 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen UNAS dalam memantau perkembangan lulusan sekaligus memperkuat hubungan dengan mitra industri internasional. Monitoring dilakukan terhadap dua alumni, Datia Sabela dan Syaely Amanda, yang bekerja di Hotel SPA Tsurumi, Kota Beppu, Prefektur Oita.

Beppu dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jepang yang terkenal dengan sumber air panas (onsen) alami. Kepulan uap panas yang tampak di berbagai sudut kota menjadi ciri khas kawasan tersebut dan menarik wisatawan dari berbagai negara. Kondisi ini menjadikan sektor pariwisata dan perhotelan di Beppu berkembang pesat, sekaligus membuka peluang karier bagi tenaga profesional yang memiliki kemampuan bahasa asing, komunikasi lintas budaya, dan pelayanan berstandar internasional.

Kegiatan monitoring dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Prof. Dr. Ernawati Sinaga, M.Si., Apt., didampingi Wakil Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra Fadhilah, M.Hum., serta Ketua Program Studi Sastra Jepang Dr. Wawat Rahwati, M.Hum. Kehadiran tim UNAS disambut hangat oleh manajemen Hotel SPA Tsurumi sebagai bentuk penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen hotel menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdialog secara langsung dengan dosen Program Studi Sastra Jepang UNAS. Diskusi berlangsung produktif dengan membahas perkembangan alumni, kebutuhan kompetensi di industri perhotelan Jepang, serta peluang kerja sama yang dapat terus dikembangkan untuk mendukung penyiapan lulusan yang siap bersaing di pasar kerja internasional.

Advisor Hotel SPA Tsurumi, Hirotsugu Hasuike, memberikan penilaian positif terhadap kinerja Datia Sabela dan Syaely Amanda. Selama satu tahun bekerja, keduanya dinilai mampu menunjukkan dedikasi, tanggung jawab, dan profesionalisme yang tinggi sehingga menjadi bagian penting dalam operasional hotel. Kemampuan komunikasi, etos kerja, serta kualitas pelayanan yang mereka tampilkan dinilai telah memenuhi standar industri perhotelan Jepang yang mengedepankan ketelitian dan kepuasan pelanggan.

Meski demikian, perjalanan karier keduanya tidak terlepas dari berbagai tantangan. Datia dan Syaely mengungkapkan bahwa tiga bulan pertama merupakan masa adaptasi yang cukup berat. Mereka harus menyesuaikan diri dengan budaya kerja Jepang yang disiplin, ritme kerja yang cepat, serta tuntutan penggunaan bahasa Jepang dalam komunikasi sehari-hari, baik dengan rekan kerja maupun tamu hotel. Pada musim kunjungan wisata yang tinggi (high season), intensitas pekerjaan juga meningkat sehingga membutuhkan ketahanan fisik, mental, dan kemampuan mengelola tekanan kerja.

Berbagai tantangan tersebut justru menjadi proses pembelajaran yang memperkaya pengalaman profesional mereka. Selama bekerja di Jepang, kemampuan berbahasa Jepang keduanya meningkat secara signifikan, termasuk dalam memahami dan menggunakan dialek khas Prefektur Oita yang digunakan masyarakat setempat. Selain itu, mereka juga mendalami konsep omotenashi, yaitu budaya pelayanan khas Jepang yang menekankan ketulusan, perhatian terhadap kebutuhan tamu, serta upaya memberikan pengalaman terbaik dalam setiap bentuk layanan.

Pengalaman bekerja di lingkungan internasional juga membentuk berbagai kompetensi penting lainnya. Datia dan Syaely mengembangkan kemampuan bekerja dalam tim multikultural, meningkatkan kedisiplinan, manajemen waktu, kemampuan memecahkan masalah, serta keterampilan berkomunikasi dengan tamu dari berbagai latar belakang budaya. Kompetensi tersebut menjadi nilai tambah yang memperkuat daya saing lulusan UNAS di dunia kerja global.

Bagi Universitas Nasional, kegiatan monitoring dan evaluasi alumni tidak hanya bertujuan memantau perkembangan karier lulusan, tetapi juga menjadi sumber masukan bagi pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri internasional. Informasi yang diperoleh dari mitra kerja di Jepang menjadi dasar untuk memperkuat pembelajaran berbasis kompetensi, meningkatkan kualitas penguasaan bahasa asing, serta memperluas kesempatan magang dan penempatan kerja bagi mahasiswa.

Keberhasilan Datia Sabela dan Syaely Amanda menunjukkan bahwa lulusan Sastra Jepang UNAS mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama masa studi ke dalam dunia kerja profesional. Capaian tersebut sekaligus mempertegas peran UNAS dalam menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan lintas budaya, dan karakter profesional yang mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun global.

Lebih dari sekadar keberhasilan individu, kiprah alumni di Jepang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Pengalaman mereka menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi bahasa, memperluas wawasan internasional, serta memahami pentingnya kolaborasi lintas budaya dalam menghadapi tantangan global. Di sisi lain, interaksi alumni dengan masyarakat dan industri Jepang turut memperkuat hubungan budaya Indonesia dan Jepang melalui diplomasi pendidikan, sekaligus memperkenalkan kualitas lulusan UNAS sebagai representasi generasi Indonesia yang adaptif, profesional, dan mampu bersaing di panggung internasional.(***)

Bagikan :

Info Mahasiswa

Related Post

Kenalkan Prodi Ilmu Komunikasi, HIMAKOM Gelar OKK
LPPM Unas Bersama Rutgers University dan CBCD Indonesia Kenalkan Metode Gibex
Sodorkan Aplikasi Triana Untuk Deteksi Dini Pengendalian Depresi Anak Kekerasan Seksual, Dosen FIKES Jadi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat
Pemilu Baru Hasilkan ‘Vote’, Pakar Sebut Demokrasi di Indonesia Minim Kapasitas
HIMAKOM UNAS Bekali Mahasiswa dengan Strategi Personal Branding dan CV Kreatif
LAMEMBA Asesmen Lapangan Program Studi Akuntansi

Kategori Artikel

Berita Terbaru

Jadwal pelaksanaan PLBA T.A 2025/2026

Hari : RABU

SESI : 1

Tanggal : 24 September 2025

Pukul : 07.00 – 12.00 WIB

Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

SESI : 2

Pukul : 13.00 – 16.00 WIB

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  2. FAKULTAS HUKUM
  3. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  4. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

Hari : Kamis

Tanggal 25 September 2025

Pukul : 07.00 – 16.00 WIB

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
  5. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  6. FAKULTAS HUKUM
  7. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  8. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional