Jakarta (UNAS) — Universitas Nasional (UNAS) berpartisipasi dalam penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana banjir dan longsor di Sumatra yang dihimpun Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Jakarta. Donasi tersebut telah disalurkan pada 6–9 Januari 2026 ke sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Sumatra Utara dan Aceh.
Bantuan tahap kedua ini disalurkan ke Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Sibolga, dan Langkat di Sumatra Utara. Di Provinsi Aceh, distribusi dilakukan di Aceh Tengah dan Bener Meriah. Sebelumnya, penyaluran tahap pertama telah dilakukan pada akhir Desember 2025 di Aceh Tamiang, Malalak, Solok, dan Bukittinggi.
Menurut data dari LLDikti Wilayah III, hingga masa penggalangan ditutup pada 16 Desember 2025, donasi yang terkumpul mencapai Rp615.784.808. Total bantuan dibagi secara proporsional ke tiga provinsi terdampak, yaitu Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat, masing-masing sebesar Rp205.261.602,67.
Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Henri Tambunan, menyampaikan bahwa penggalangan dana dilakukan oleh sivitas akademika PTS Jakarta sebagai bentuk solidaritas. “Rekan-rekan dari PTS wilayah Jakarta ini mengumpulkan donasinya dan disalurkan ke tiga provinsi terdampak,” ujarnya.
Partisipasi UNAS dalam aksi solidaritas ini sejalan dengan komitmen kampus terhadap kegiatan kemanusiaan, jejaring pendidikan tinggi, serta penguatan kontribusi sosial mahasiswa dan dosen. Keterlibatan kampus tidak hanya terbatas pada penggalangan donasi, tetapi juga diarahkan pada program jangka panjang untuk pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Salah satu rencana lanjutan yang sedang dipersiapkan adalah KKN Tematik “LLDikti III Peduli Bencana Sumatra” yang akan dilaksanakan pada 2026. Program tersebut dirancang untuk melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat berbasis kebutuhan lapangan.
Kepala LLDikti Wilayah XIII Aceh, Dr. Rizal Munadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh PTS Jakarta. “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang terdampak,” ujarnya. Sementara itu, LLDikti Wilayah I Sumatra Utara juga mengharapkan manfaat langsung dari distribusi bantuan bagi warga terdampak.
Partisipasi UNAS dalam konsorsium donasi ini menjadi bagian dari daftar 58 PTS Jakarta yang terlibat dalam gerakan solidaritas pendidikan tinggi. Aksi ini memperlihatkan bahwa PTS tidak hanya berperan sebagai penyelenggara pendidikan, tetapi juga terhubung dengan isu sosial dan kemanusiaan di tingkat nasional.(***)




