Zoom 5.0 Luncurkan Fitur Baru di Aplikasi Rapat Online

Jakarta – Zoom yang merupakan layanan konferensi video popular telah memperbaharui layanan nya dengan meluncurkan versi Zoom 5.0. Perusahaannya menambahkan dukungan enkripsi ACM 256-bit GCM.

Chief Produc Officer Zoom, Oded Gal, mengatakan enkripsi AES 256-bit GCM diklaim dapat meningkatkan keamanan data pengguna mereka. “Di back-end, enkripsi AES 256-bit GCM akan meningkatkan standar untuk mengamankan data pengguna kami dalam prosesnya,” tulis Gal seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (5/5).

“Di front-end, saya paling suka dengan ikon Keamanan di bagian menu meeting. Ini menggabungkan fitur keamanan kami yang sudah ada dan yang baru serta menjadikan fokus utama keamanan bagi pengguna sebagai host,” lanjutnya. Gal menambahkan, teknologi enkripsi itu juga dapat diintegrasikan pada sesi meeting Zoom, Zoom Video Webinar, dan data telepon.

Perusahaan yang digawangi Eric Yuan ini menjadwalkan Zoom 5.0 bakal dirilis minggu ini dan akan ada pemberdayaan akun di seluruh sistem yang berlangsung pada 30 Mei 2020.
Sementara itu, berikut fitur-fitur yang diboyong perusahaan pada pembaruan Zoom 5.0:

1. Kontrol routing data
Seseorang admin dapat memilih pusat data mana yang digunakan saat rapat dan webinar berlangsung. Fitur ini dapat memungkinkan admin untuk mengetahui lalu lintas real-time aktivitas akun, grup atau pengguna.

2. Ikon keamanan
Perusahaan memutuskan untuk memindahkan ikon Keamanan (Security) berdampingan dengan kolom host menu Meeting.

3. Host memiliki kendali yang lebih kuat terhadap keberlangsungan rapat
Pada  Zoom 5.0, seseorang yang ditunjuk sebagai host dapat melaporkan pengguna lewat fitur Keamanan. Mereka juga dapat menonaktifkan fitur kepada peserta yang mengubah nama atau identitas mereka saat sesi virtual rapat berlangsung. Khusus pelanggan Zoom yang bergerak di sektor pendidikan, fitur Share Screen (Berbagi Layar)  hanya dibolehkan untuk host.

4. Fitur Waiting Room (Ruang Tunggu)
Fitur Waiting Room memungkinkan host mengaktifkan ruang tunggu virtual sebelum para peserta bergabung di dalam rapat. Zoom telah mengubah fitur ini menjadi default (fitur bawaan) baik untuk pengguna kategori Basic maupun Professional.

“Semua host sekarang juga dapat mengaktifkan fitur Ruang Tunggu ini saat meeting virtual mereka sedang berlangsung,” sambung Gal.

  1. Kata sandi yang kompleks dapat diatur otomatis

    Dengan adanya fitur ini memungkinkan para pengguna Zoom untuk mengatur kata sandi mereka yang lebih rumit. Untuk akun yang dikelola oleh admin, nantinya ia bisa mendefinisikan kompleksitas kata sandi seperti panjang alfanumerik dan persyaratan karakter khusus.

“Selain itu, admin Zoom untuk layanan panggilan telepon sekarang dapat menyesuaikan panjang PIN yang diperlukan untuk mengakses voice mail,” tutur Gal.

6. Kata sandi bakal direkam lewat cloud
Kata sandi yang ditetapkan secara otomatis bisa diakses di fitur rekaman komputasi awan (cloud).

7. Peningkatan dashboard
Admin yang khusus mengelola akun bisnis dan pendidikan pada pembaruan Zoom 5.0 bisa melihat bagaimana alur rapat online yang bakal terhubung ke pusat data Zoom di Dashboard Zoom milik mereka.

Selengkapnya : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200504142129-185-499852/daftar-fitur-baru-di-aplikasi-rapat-online-zoom-50