BP-PRO Kembali Fasilitasi Uji Kompetensi Guna Ciptakan Tenaga Kompeten Bidang Perawatan Gedung

Jakarta (UNAS) – Badan Pengembangan Profesi Universitas Nasional (BP-PRO Unas) kembali memfasilitasi pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi ahli perawatan bangunan gedung, di Ruang Seminar Selasar lantai tiga Universitas Nasional pada Sabtu, 12 Juni 2021. Kegiatan yang sudah dilaksanakan dua kali ini, menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Teknik Operasional Bangunan Gedung (TOBG) sebagai lembaga yang mensertifikasi para peserta.

Dalam proses asesmen ini, asesor melakukan crosscheck terhadap isian dokumen  dengan bukti dukung yang disampaikan oleh para peserta. Asesor pun menanyakan hal-hal yang perlu diklarifikasi terhadap bukti dukung di dalam dokumen.

Adapun aspek penilaian asesmen dalam uji kompetensi ini berdasarkan pada ketetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Secara garis besar, poin yang dinilai adalah keterampilan dan pengetahuan.

Setelah uji sertifikasi kompetensi ini dilaksanakan, asesor akan memberikan rekomendasi dari hasil tes para peserta kepada Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang nantinya akan mengeluarkan sertifikat kompetensi yang dinilai sudah kompeten. Jika sudah keluar, sertifikasi tersebut akan berlaku selama tiga tahun dan perlu dipertanggungjawabkan sebagaimana mestinya di lapangan pekerjaan.

Sertifikasi kompetensi kerja sendiri merupakan proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan objektif melalui uji kompetensi.  Sebelum peserta dinyatakan kompeten, perlu melewati beberapa tahap seperti uji kompetensi terlebih dahulu yang merupakan bagian dari asesmen untuk mengukur kompetensi peserta sertifikasi menggunakan satu atau beberapa cara seperti tertulis, lisan, praktek, dan pengamatan, sebagaimana ditetapkan dalam skema sertifikasi. (*DMS)