UNAS dan BLK Bandung Cetak Entrepreneur Muda Lewat Pelatihan Ternak

Jakarta (UNAS) –  Beternak merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan yang tidak mudah untuk dilakukan oleh sembarangan orang. Seorang peternak umumnya memiliki keahlian khusus yang baik untuk memelihara hewan ternak dengan baik. Melihat peluang bisnis ternak yang menarik, UPT Inkubator Wirausaha Mandiri UNAS bekerjasama dengan BLK Lembang Bandung mengadakan pelatihan ternak bebek dan burung puyuh di Cikeas, Bogor.

Pelatihan ternak bebek dan burung puyuh ini di ikuti oleh 26 mahasiswa UNAS dan 6 orang warga sekitar. Menurut Ir. Farida, MM, pelatihan ini akan di selenggarakan mulai tanggal 4 sampai 21 September dan akan dibuat dua paket latihan dengan 4 hari pelatihan softskill serta 18 hari kerja lapangan. “Pelatihan ini akan diselenggarakan mulai tanggal 4 sampai 21 September, nantinya akan dibagi dua paket atau tim untuk kerja lapangan. Nah, sebelum kerja lapangan peserta akan diberikan pelatihan softskill terlebih dahulu,” jelas Farida dalam perjalanan menuju Cikeas Udik, Bogor.

Farida juga menambahkan, selain untuk memberikan ruang bisnis kepada mahasiswa UNAS, juga untuk memberdayakan masyarakat sekitar yang nantinya bisa berguna untuk memulai bisnis ternak bebek dan burung puyuh. “Pelatihan ini memang di khususkan untuk mahasiswa UNAS yang ingin belajar berbisnis ternak, namun kami juga membuka peluang untuk masyarakat sekitar yang tertarik untuk menekuni bisnis ternak ini dan nanti setelah pelatihan masyarakat bisa melanjutkan beternak,” imbuhnya.

Pelatihan ini selain di hadiri oleh Ketua RT dan RW setempat juga di hadiri oleh Staff Khusus Rektor Bidang Hubungan Dunia Kerja dan Industri, Ir. Abdul Wahab Bangkona, M.A. Dalam sambutannya, Ir. Abdul Wahab Bangkona, M.A menyampaikan beberapa tahapan untuk memulai ternak bebek dan burung puyuh seperti, memilih telur, membuat mesin penetas dan panen ternak. “Supaya kalian (peserta) tau bagaimana caranya mengelola pelatihan ternak selama 3 minggu, kalian nanti akan dilatih bagaimana memilh telur, bagaimana membedakan kualitas telur yang bagus, lalu di lanjutkan dengan membuat mesin penetas dan terakhir cara panen ternak yang bagus,” jelas Wahab dalam pembukaan pelatihan. Wahab juga menambahkan alasan kenapa memilih UNAS sebagai wadah pelatihan adalah karena UNAS dirasa cukup mampu untuk mengembangkan Greenhouse sehingga mahasiswa bisa belajar bisnis berternak dan bertani.

“Kenapa UNAS, saya rasa UNAS sudah mampu untuk mengembangkan Greenhouse yang nantinya mahasiswa akan semakin banyak untuk berbisnis di bidang peternakan dan pertanian,” sambungnya. Selain itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Drs. Zainul Djumadin, M.Si juga menambahkan tujuan diadakan pelatihan ini untuk mencetuskan lulusan UNAS untuk menjadi entrepreneur yang sukses.”tujuan terpenting adalah UNAS mempunyai calon lulusan yang sukses ber-entrepreneur,” tutup Zainul dalam mengakiri pembukaan pelatihan. (*TIN)