Pusat Pengkajian Islam Unas Hadiri Seminar Dunia Bertajuk “ Menghidupkan Kembali Kawasan Konservasi Berbasis Islam”

Jakarta ( UNAS) –  Pusat Pengkajian Islam ( PPI )  Universitas Nasional berkunjung ke daerah Malta  sebuah kawasan di Eropa Selatan dalam rangka memenuhi undangan seminar tentang  bagaimana memelihara lingkungan dalam perspektif agama Islam. Seminar yang berlangsung selama 4 hari ini dimulai pada 24 – 28 April 2017. Seminar yang bertajuk “Fourth Workshop of IUCN/ WCPA Specialist Group on Cultural and Spiritual Values Protected Area”, yang diadakan di Franciscan Retreat House of Porziuncola, Malta. “Fourth Workshop of IUCN/ WCPA Specialist Group on Cultural and Spiritual Values Protected Area”,

Hadir sebagai pembicara pada kesempatan kali ini adalah Dr. Fachrudin Mangunjaya dosen sekaligus Ketua Pusat Pengkajian Islam Universitas Nasional berkenan membagikan pengalaman nya mengenai  khasanah kearifan perlindungan kawasan konservasi yang dijalankan oleh Muslim di Sumatra, seperti hutan adat, hutan larangan, hutan nagari dan lubuk larangan dihadapan para delegasi dari World Comission on Protected Area (WCPA), Organisasi Konservasi Dunia IUCN dan University of Malta.

Didasari atas keprihatinan akan pemanfaatan kawasan konservasi yang sering disalah gunakan maka International Union For Conservation Of Nature ( IUCN) sebuah organisasi konservasi dunia yang mewadahi urusan konservasi  membuat enam kategori kontribusi kawasasan konservasi salah satu diantaranya mengakui keberadaan praktik perlindungan kawasan alami (natural protection) karena di sakralkan oleh agama. Banyak kawasan konservasi yang telah berdiri dan diakui diseluruh dunia seperti kawasan taman nasional, suaka marga satwa, hutan lindung dan taman raya namun tidak semua berjalan dengan efektif, terlindungi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Hal inilah yang mendorong para peserta seminar untuk terus mensosialisasikan pentingnya memelihara dan menjadikan kawasan konservasi sesuai dengan fungsi dan manfaatnya masing – masing.

“Kawasan- kawasan keramat, sakral dan disucikan, dapat diakui menambah luasan kawasan konservasi, Demikian juga praktek-praktek pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan seperti halnya lubuk larangan di Indonesia,” tegas Dr.  Fachruddin Mangunjaya.

Bagikan :

Info Mahasiswa

Related Post

CDC GELAR SEMINAR SOFT SKILL
Upaya Realisasikan Pengelolaan Website Secara Mandiri, UNAS Gelar Workshop Pengelolaan Konten
Mahasiswa FISIP Unas Beri Edukasi Bahaya Sampah kepada Warga Labuan Bajo
Meriahkan HUT RI ke 78, PPU Selenggarakan Lomba Bagi Dosen dan Karyawan
Bulan AMI, Tim Auditor Lakukan Audit Terhadap Badan Penjaminan Mutu
Mahasiswa Profesi Bidan Angkatan Keempat Ikuti Ujian OSCE

Kategori Artikel

Berita Terbaru
Informasi Booth UNAS di IIETE 2026_Artboard 1
Banner

Info Booth UNAS Di IIETE 2026

PEJUANG KAMPUS MERAPAATT🔥💪🏻 Sobat UNAS! Universitas Nasional kembali hadir di Pameran IIETE 2026 @indonesiaeducationexpo (Booth C5) pada tanggal 12-15 Februari 2026! 🗓️

Read More »

Jadwal pelaksanaan PLBA T.A 2025/2026

Hari : RABU

SESI : 1

Tanggal : 24 September 2025

Pukul : 07.00 – 12.00 WIB

Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

SESI : 2

Pukul : 13.00 – 16.00 WIB

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  2. FAKULTAS HUKUM
  3. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  4. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

Hari : Kamis

Tanggal 25 September 2025

Pukul : 07.00 – 16.00 WIB

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
  5. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  6. FAKULTAS HUKUM
  7. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  8. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional