Mahasiswa dan Dosen Menjadi Tim Medis Sukarelawan di Masa Covid-19,Rektor UNAS Berikan Apresiasi

Jakarta (UNAS) – Rektor Universitas Nasional memberikan apresiasi kepada mahasiswa dan dosen yang menjadi tim medis relawan dalam penanganan covid-19. Apresiasi tersebut akan diberikan kepada mahasiswa dan dosen dalam bentuk piagam dari Universitas Nasional dan juga Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III.

“Apresiasi tinggi kepada mahasiswa dan dosen yang sudah lebih dari dua bulan membantu dalam penanganan covid-19 untuk itu saya akan mengusulkan untuk menyiapkan satu piagam dari Universitas Nasional kemudian juga dari LLDIKTI wilayah III,” kata Rektor Universitas Nasional Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A. dalam meeting virtual “Audiensi dan Silaturahmi” di Jakarta, Kamis, (28/5).  

Selain itu, Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika Universitas Nasional yang telah bahu-membahu dalam penanganan covid-19. Sivitas akademika Universitas Nasional telah melakukan berbagai kegiatan untuk membantu korban terdampak covid-19.

“Saya juga mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada dosen dan pimpinan fakultas serta keluarga besar Universitas Nasional walaupun bukan di garda terdepan namun dapat mengorganisir suatu kegiatan untuk membantu korban yang berdampak covid-19 seperti menyalurkan bantuan alat pelindung diri, membagikan bantuan sembako oleh fakultas, memberikan bantuan kuota serta membagikan makanan oleh Unas biker’s club,”  ujar El Amry.

Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Dr. Retno Widowati, M.Si. mengaku bangga dan senang bahwa mahasiswa yang ikut menjadi relawan medis dalam penanganan covid-19 akan diberikan penghargaan oleh Universitas.“Kami (Fikes) ikut bangga dan senang bahwa akan diberikan penghargaan kepada para mahasiswa yang telah membantu penanganan covid-19. Apapun  bentuk yang disampaikan kepada relawan kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya, semoga para relawan dan kita tetap terjaga dari covid-19,” ungkapnya.

Selain dalam bentuk pemberian piagam, mahasiswa yang telah membantu dalam penanganan covid-19 akan diundang dalam acara wisuda Universitas Nasional hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan Kamaruddin Salim, S.Sos.,M.Si. Menurutnya, mahasiswa yang telah berjasa dan memiliki prestasi patut diundang dan diberikan apresiasi setinggi-tingginya.

“Ini menjadi suatu apresiasi kita sendiri dan akan disampaikan saat wisuda bahwa mahasiswa yang sudah berjasa atau berprestasi untuk bangsa dan negara akan diundang saat acara wisuda dan akan kita sampaikan ke DIKTI,” ucap Kamaruddin.

Keringanan Belajar Bagi Mahasiswa

Selain dalam memberikan penghargaan, para mahasiswa yang telah membantu dalam penanganan covid-19 juga diberikan keringanan dalam menjalankan perkuliahan. Hal ini sebagai wujud Universitas Nasional dalam mendukung program merdeka belajar yang dicanangkan pemerintah.

“Fakultas Ilmu Kesehatan telah mengeluarkan surat keputusan Dekan bahwa mahasiswa dapat mengkonversi SKS untuk mahasiswa yang membantu dalam penanganan covid-19, salah satunya matakuliah kegawat daruratan,” ujar Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Dr. Retno Widowati, M.Si.

Pemberian keringanan belajar bagi mahasiswa yang ikut membantu dalam penanganan covid-19 juga di dukung oleh kepala Biro Administrasi Keuangan Dr. Suharyono, M.Si yang menyatakan bahwa mahasiswa wajib diberikan hak belajar yang sesuai dengan peraturan. “Mudah-mudahan mahasiwa ini mendapat hak-haknya sesuai dengan program belajar sekurang-kurang nya 20 SKS,” kata  Suharyono. (*DMS)