Ketua PPI Unas : Perlu Peran Antaragama dalam Mengatasi Krisis Iklim di Asia

Jakarta (Unas) – Ketua Pusat Pengajian Islam (PPI) Universitas Nasional (Unas), Dr. Fachruddin Mangunjaya, M.Si loohmengatakan, agama dinilai memiliki pengaruh besar dalam mengatasi krisis iklim di Asia. Hal ini diungkapkannya dalam kegiatan dialog “Community, Faith, and Nature Voices from Oceania and Asia”, yang dihelat secara virtual, pada Rabu, (06/07). 

“Agama memiliki pengaruh besar dalam hidup manusia, salah satunya tentang anjuran berbuat kebaikan terhadap lingkungan,” ujarnya dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Ecojesuit, the global ecology network of Jesuits and partners, and the River Above Asia Oceania Ecclesial Network (RAOEN).

Dosen Sekolah Pascasarjana Unas itu melanjutkan, umumnya, agama mengacu pada lima R yakni reference atau rujukan dari kitab suci, respect yang berarti saling menghormati, restrain yakni mengontrol atau membatasi, redistribution atau berbagi, dan responsibility atau bertanggung jawab. 

Dr. Fachruddin Mangunjaya, M.Si

“Dalam upaya peduli terhadap lingkungan, agama turut andil dalam mengadukasi seseorang, merubah gaya hidup sehari-hari dengan lebih ramah lingkungan, mengadakan dakwah lingkungan, melakukan kegiatan yang ramah lingkungan, dan menjadi wadah untuk berdiskusi tentang masalah lingkungan,” tuturnya. 

Di sisi lain, lanjut Fachruddin, perlu adanya kerja sama dan kolaborasi antaragama dalam upaya rekonsiliasi perubahan iklim. Kegiatan yang bisa dilakukan satunya ialah melalui dialog antaragama di komunitas dengan berbagi pengetahuan tentang lingkungan.

Dialog ini dilakukan untuk menyuarakan berbagai upaya masyarakat di kawasan Asia dalam mengatasi perubahan iklim, mengingat kelompok masyarakat di kawasa pesir dan hutan merupakan komunitas yang paling terancam dalam dampak tersebut. 

Dalam hal ini, mereka berjuang untuk melakukan aksi melawan perubahan iklim melalui pendekatan agroekologi dengan mengenalkan solusi berbasis alm sebagai cara untuk mempertahankan hidup di wilayah tersebut. Dialog ini diharapkan membawa perubahan dan kekuatan yag lebih besar dalam rekonsiliasi perubahan iklim bagi kalangan anak muda, perempuan, dan kelompok masyarakat adat. (NIS) 

Bagikan :

Info Mahasiswa

Related Post

Jaga Asa, Timnas Indonesia Wajib Menang Lawan Bahrain
UNAS Tax Competition 2016
UPMKB & UNAS Online Student Exchange 2024: Bridging Borders for Climate Action
Gandeng Bank Mahasiswa Indonesia, UPT Wirausaha Mandiri Buka Tempat Bimbel
UNAS Terima Benchmarking dari Poltekkes Kemenkes Ternate
Seminar Nasional Biodiversitas Untuk Kehidupan

Kategori Artikel

Berita Terbaru

Jadwal pelaksanaan PLBA T.A 2025/2026

Hari : RABU

SESI : 1

Tanggal : 24 September 2025

Pukul : 07.00 – 12.00 WIB

Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

SESI : 2

Pukul : 13.00 – 16.00 WIB

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  2. FAKULTAS HUKUM
  3. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  4. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

Hari : Kamis

Tanggal 25 September 2025

Pukul : 07.00 – 16.00 WIB

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
  5. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  6. FAKULTAS HUKUM
  7. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  8. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional