Jadi Agenda Wajib, FTKI Memberikan Pelatihan Prakerja Sebelum Kelulusan

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
FTKI Beri Pelatihan Prakerja Sebelum Kelulusan

Jakarta (UNAS)- Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika (FTKI)  kembali memberikan pelatihan prakerja untuk mahasiswa yang sedang menempuh semester akhir atau skripsian. Pelatihan prakerja yang ke 3 tersebut bekerjasama dengan PT. Solutiva Consulting Indonesia sebagai trainer untuk memberikan pelatihan. Kegiatan pelatihan prakerja digelar untuk persiapan kerja bagi para lulusan FTKI Semester Ganjil 2021-2022. Pelatihan prakerja ini juga terbuka untuk para lulusan dari fakultas lain di Universitas Nasional maupun peserta umum.

Dalam sambutannya Dekan FTKI Dr. Septi Andryana, S.Kom. MMSI., mengatakan FTKI akan terus melakukan pelatihan prakerja guna memberikan pembekalan bagi para lulusan sebelum memasuki dunia kerja. “Tugas kami adalah memberikan pembekalan kepada para lulusan, khususnya FTKI,  setidaknya sudah pernah mengetahui dan mengikuti psikotes dan mengetahui gambaran tesnya seperti apa,” ujarnya dalam sambutan pembukaan kegiatan tersebut, Rabu, (30/3) di Aula Blok I Lantai IV UNAS.

FTKI Beri Pelatihan Prakerja Sebelum Kelulusan

Kegiatan pelatihan prakerja yang mengangkat tema “Stand Among the Crowd for Winning the Job” akan diberikan beberapa pelatihan seperti Psikotes asli, Edukasi kesiapan kerja (pembuatan CV dll) dan Interview kerja. Psikotes diselenggarakan secara onsite di Aula Blok 1, dan online melalui zoom meeting pada tanggal 30 Maret 2022 Sedangkan Edukasi Prakerja diselenggarakan secara online melalui zoom meeting, dengan narasumber Muhammad Iqbal Qomaruzzaman, SE, MM, yang saat ini menjadi Regional Training Specialist – Seek Asia.

Sementara itu, Komisaris PT. Solutiva Consulting Indonesia, Harmein Pane, S. Kom berharap dengan adanya pelatihan prakerja calon lulusan bisa mengerti sikap kerja disebuah perusahaan. “PT. Solutiva akan memberikan beberapa tes persiapan kerja yang gunanya mahasiswa mampu mempersiapkan diri dan mampu bersaing di dunia kerja,” terang Harmain.

Setelah peserta melakukan psikotes, peserta kegiatan akan diberikan Edukasi persiapan kerja seperti pembuatan cv dan interview secara online oleh M. Iqbal Qomaruzzaman S.E., M.M. (Learning & Development Suntory Garuda.

Ia mengatakan, mengenali diri sendiri dan mengetahui kompetensi diri melalui psikotes merupakan hal yang penting. “Sebelum masuk ke dunia kerja, banyak perusahaan yang mewajibkan tes psikotes untuk melihat skill calon tenaga kerja yang sesuai dengan posisinya. Yang paling penting adalah temukan jati diri dan tentukan target, karena perusahaan mencari kandidat terbaik dan kandidat terbaik adalah yang bisa memahami dirinya sendiri.” tandasnya. (*TIN)

Berita Terbaru
Chat with Us!