FTKI LATIH GURU SIAP HADAPI ERA 4.0

Jakarta (UNAS) – Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika (FTKI) menggelar pelatihan E-Learning untuk guru-guru SMA dan SMK di Jakarta agar siap menghadapi era Revolusi Industri 4.0. Pelatihan yang digelar dua hari pada 14-15 Desember 2018 ini melibatkan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HIMTI) sebagai pelaksana dan dosen FTKI sebagai tutor pelatihan. Kegiatan ini merupakan bagian dari acara Digital Festival dalam rangka UNAS Digital & Cultural Festival yang diadakan Jumat-Minggu (14-16/12) guna memperingati Dies Natalis UNAS 2018. 

”Guru mempunyai peran penting di sekolah dalam memperkenalkan sistem pembelajaran online dan mempersiapkan siswa-siswi untuk siap memasuki era Revolusi Industri 4.0. UNAS merasa terpanggil untuk ikut serta memperkenalakan pendidikan online dalam mendidik masyarakat yang akan melanjutkan pendidikan. Kami mulai dari melatih guru untuk mengenal sistem pembelajaran online dan google form. Kegiatan ini juga merupakan bentuk dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM),” ujar Dekan FTKI, Dr. Ucuk Darusalam, S.T., M.T. saat ditemui diruangannya.  

Dengan diselenggarakannya pelatihan ini, lanjut Ucuk, dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan proses belajar berbasis teknologi. “Saya harap dengan di selenggarakan pelatihan E-Learning akan membantu mengoptimalkan sistem belajar di setiap perguruan tinggi,” imbuhnya.

Dalam pelatihan E-Learning yang dihadiri oleh 130 orang guru ini, UNAS menggandeng Suku Dinas Pendidikan (SUDINDIK) Jakarta Selatan. Kepala Seksi Pendidikan Menengah Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan, Drs Hermanto, Msi, MM. mengapresiasi UNAS dalam melaksanakan pelatihan E-Learning.

“Saya berterimaksih kepada UNAS yang telah menggelar pelatihan E-Learning untuk para guru. Saya berharap pelatihan E-Learning ini akan terus dijalankan. Saya ingin ada kerjasama yang berkelanjutan mengingat teknologi akan terus berkembang dan diperlukan SDM yang memadai untuk mempersiapkan siswa-siswi agar dapat bersaing di pasar Internasional,” tambah Hermanto.  

Saat ini Indonesia sudah menapaki Era Revolusi Industri 4.0, yang ditandai dengan digitalisasi di berbagai bidang. Namun, belum semua elemen masyarakat memahami tentang Era Revolusi Industri 4.0. Salah satu cara untuk memperkenalkan Era 4.0 adalah melalui pendidikan jarak jauh (Distance learning atau Elektronic Learning) yang memungkinkan proses pengajaran guru dan murid dilakukan tidak dalam satu tempat atau hubungan jarak jauh.

E-Learning diartikan sebagai pembelajaran menggunakan rangkaian elektronik untuk membantu interaksi dan penyampaian materi selama proses pembelajaran. Dalam kaitannya dengan dunia Pendidikan, hadirnya Revolusi Industri 4.0 membuat dunia pendidikan kini mengalami perubahan yang semakin cepat dan kompetitif. Oleh karena itu pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi adalah hal mutlak dipahami dan dikuasasi oleh guru dan murid.

Pelatihan e-learning ini sangat bermanfaat bagi para peserta. Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang guru SMK, Robi Gunawan, S.S yang mengaku senang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan tersebut.  “Saya senang bisa mendapat kesempatan belajar E-Learning ini, selain menambah ilmu dan pengalaman, saya juga bisa bertemu dengan guru-guru yang lain. Semoga ilmu ini akan sangat berguna bagi saya dan bisa diimplementasikan di sekolah,” tutup guru yang saat ini mengajar di SMK Muhammadiyah 7 Jakarta.(*TIN)