Fakultas Pertanian Jalin Kerjasama Program Magang dengan Hokkaido ACA, Jepang

JAKARTA (UNAS) – Banyak kesempatan yang diberikan oleh Universitas Nasional (UNAS) untuk mengirimkan mahasiswanya magang keluar negeri. Salah satunya ialah Fakultas Pertanian, yang akan mengirimkan mahasiswanya ke Hokkaido, Jepang untuk melakukan program magang. Program ini dilakukan dari hasil kerjasama antara Fakultas Pertanian UNAS dengan Hokkaido Agri Corporation Association (ACA), Jepang, yang telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), pada Rabu (14/03) di kampus UNAS.

Dalam program magang ini ada 7 mahasiswa pertanian UNAS yang siap diberangkatkan. Ke tujuh mahasiswa ini terdiri dari tiga mahasiswa semester 5 dan sisanya mahasiswa semester 7. Mahasiswa tersebut akan magang selama satu semester dan ditempatkan di 6 perusahaan pertanian yang berbeda diantaranya Ashida Fatm co,.ltd, Minami Agri System Co., ltd, Chuoh Engei Co., ltd, Matsuhashi Farm Co., ltd, Green Thumb Futaba Co., ltd, dan Shimizu Nouen Co., ltd. 

Ketua Hokkaido ACA, Kazutaka Minami mengatakan, “ kerjasama ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan diantara Hokkaido ACA dan Fakultas Pertanian UNAS. Selain belajar bahasa dan budaya, ia berharap mahasiswa pertanian UNAS dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan kerjasama bidang pertanian antara Indonesia dengan Jepang”.

“Saya berharap mahasiswa UNAS ini sebagai generasi muda dapat menyiapkan lahan pertanian atau produk pertanian yang menjadi sumber kehidupan kita semua untuk bertahun-tahun yang akan datang. Selain itu juga bisa memajukan pertanian di Hokkaido supaya tidak mati nantinya,” tambahnya saat memberi sambutan. 

Dekan Fakultas Pertanian Ir. Inkorena G.S. Sukartono, M.Agr, Kepala Divisi Kerjasama Luar Negeri UNAS Dra. M.A. Inez Sapteno dan Ketua Hokkaido ACA
Dekan Fakultas Pertanian Ir. Inkorena G.S. Sukartono, M.Agr, Kepala Divisi Kerjasama Luar Negeri UNAS Dra. M.A. Inez Sapteno dan Ketua Hokkaido ACA

Ia juga menuturkan, perusahan yang tergabung dalam ACA akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa pertanian UNAS yang ingin melanjutkan pendidikannya atau bekerja di Jepang usai lulus nanti. “Karena kami sudah bekerjasama, semuanya kami usahakan akan dimudahkan apalagi terlebih mahasiswanya punya kemampuan khusus yang menarik,” jelasnya. 

Pria yang juga memegang perusahaan Minami Agri System itu berharap kerjasama ini dapat berkelanjutan kedepannya sehingga dapat menjaga hubungan yang baik antara UNAS dengan Hokkaido ACA, Jepang. 

Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Pertanian UNAS, Ir Inkorena G.S. Sukartono, M.Agr menuturkan, program kerjasama ini merupakan bagian dari langkah Fakultas Pertanian untuk dapat meningkatkan kualitas mahasiswanya terutama dalam level Internasional. 

“Jadi mahasiswa kami setelah lulus bisa punya modal untuk berkiprah dibidangnya, apalagi kalau levelnya sudah sampai Internasional. Oleh karena itu, selain bisa menambah pengetahuan mereka dalam bidang pertanian, memanfaatkan teknologi yang ada, mereka juga bisa meningkatkan kualitas bahasa asingnya karena program ini diikuti oleh beberapa mahasiswa dari seluruh dunia,” imbuhnya. 

Inkorena berharap, para mahasiswa yang mengikuti magang ini dapat menjadi role model bagi mahasiswa lainnya untuk bisa menerbarkan sayap di kancah Internasional.  Senada dengan Kazutaka, ia juga berharap program ini dapat terlaksana rutin setiap tahunnya dan bisa diikuti lebih banyak mahasiswa pertanian.

Rani Nurhasyiah Putri, salah satu mahasiswa yang mengikuti program ini mengaku telah mengikuti beberapa rangkaian seleksi seperti tes kesehatan, dan wawancara. Di Jepang nanti, ia akan praktik langsung bagaimana caranya budidaya pertanian dengan baik. 

“Di perusahaan saya nanti, saya akan belajar bagaimana cara budidaya pertanian dengan baik dan apa perbedannya dengan di Indonesia. Saya senang sekali bisa mengikuti program ini dan saya harap bisa membawa pengalaman yang baik saat pulang nanti,” ujar perempuan semester 7 ini.  

Mahasiswa dan Perwakilan Hokkaido ACA, Jepang sedang melihat buku budaya Jepang
Mahasiswa dan Perwakilan Hokkaido ACA, Jepang sedang melihat buku budaya Jepang

Program ini akan berlangsung pada bulan April hingga Oktober 2019 mendatang. Seluruh biaya magang akan ditanggung oleh pihak perusahaan masing-masing dimana mahasiswa tersebut ditempatkan. 

Kini, ketujuh mahasiswa tersebut tengah mengikuti program pembelajaran bahasa Jepang selama 3 bulan lamanya. Adapun ketujuh mahasiswa tersebut ialah Rahma Novia, Mutiara Hikmah Fajar Mentari, Euis Dahlia, Fransiska Ilantiati Putri, Rani Nurhasyiah Rasyad, Riko Setiawan, dan Siti Khasanah.(*NIS)