Fakultas Bahasa dan Sastra Ajak Mahasiswanya Ber- Omotenashi

JAKARTA (UNAS) – Tinggal beberapa pekan lagi  Universitas Nasional akan meluluskan mahasiswanya yang telah memenuhi standart Universitas. Fakultas Bahasa dan Sastra mengadakan kuliah umum “Layanan Prima dan Bekerja sebagai  Profesional” bersama Trainer Omotenashi  Jepang, Reiko Ishikawa .Omotenashi sendiri adalah budaya yang masih dianut oleh Jepang untuk meningkatkan jasa dalam bidang pelayanan. Jepang dikenal sebagai negara dengan pelayanan pelanggan (customer service) terbaik di dunia. Service ini juga berlaku  terhadap turis yang datang ke Jepang.

Seperti yang disampaikan Reiko dalam materinya, jika akan berkunjung ke Jepang, Tokyo akan menyambut turis dengan baik dan sangat unik.“Tokyo akan menyambut anda dengan cara yang unik ketika kalian berkunjung kesana”, ujarnya.Menurut Reiko kesadaran lingkungan itu sangat penting untuk menjaga lingkungan tetap aman dan bersih, seperti moral, sikap, keramahan dan simpati. Kesadaran lingkungan juga  bisa dimulai dari hal kecil

“kesadaran terhadap lingkungan sangat penting, bisa dimulai dari hal kecil dulu, dari diri sendiri, tanamkan moral sikap, ramah tamah dan simpati,” jelasnya,Omotenashi adalah istilah dalam bahasa Jepang yang mengungkapkan keramah-tamahan, layanan, atau penyambutan sepenuh hati kepada para tamu.Sementara itu, pada kesempatan yang sama Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra dalam sambutannya memberikan nasehat kepada calon lulusan Universitas Nasional untuk terus menjaga etika sesuai dengan lingkungan dimana mahasiswa berada.

“Anda boleh pintar, tapi juga harus pintar menjaga etika baik sesuai dengan tempat anda berada,” ungkap Drs. Somadi Sosrohadi, M.Pd. Somadi juga menyampaikan bahwa setelah lulus nanti mahasiswa diharapakan tidak melupakan almamaternya. “saya harap kalian tidak melupakan almamater kalian ketika lulus nanti.” Tutup Somadi dalam orasinya. (*TIN)