Duet Mahasiswi Ilkom Berhasil Bawa Pulang Medali Perunggu di Kandang Lawan

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Jakarta (UNAS) – Duet Ganda Putri mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nasional (UNAS) berhasil merebut juara ketiga dalam kompetisi Lomba Badminton, Management Week 2022 Vol 7.0 di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Berlaga melalui jalur undangan, Yeni Haryani dan Aulia Sarah Oktafiana Epriyanti melangkah jauh hingga babak semifinal di perlombaan internal antar kampus yang diselenggarakan UMJ. Pasangan ini akhirnya sukses membawa pulang medali perunggu di kandang lawan.

Yeni Haryani dan Aulia Sarah Oktafiana Epriyanti, duet ganda putri yang juga merupakan anggota dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi ini merupakan delegasi dari UNAS yang turut berpartisipasi dalam ajang kompetisi UMJ. Yeni mengatakan, meski mereka hanya memiliki waktu yang singkat untuk latihan bersama sebelum hari pertandingan, namun chemistry keduanya sudah terbangun cukup lama karena sama-sama tergabung dalam UNAS Badminton Club (UBC).

“Kita latihan bareng sebelum lomba badminton sebetulnya hanya satu kali. Walau begitu, sebelumnya kita juga sudah sering latihan bersama, karena sama-sama tergabung dalam UBC. Jadi kita  sudah cukup mengenal karakter masing-masing, bagaimana cara bermainnya”, ujar Yeni.

Selain itu, Yeni dan Aulia juga bermain di kampus orang, sehingga dukungan dari penonton atau suporter pun sangat sedikit untuk pasangan UNAS ini. Namun demikian, meski tidak mendapatkan dukungan secara langsung di lapangan, Yeni tetap optimis ketika bertanding karena teman-temannya senantisa memberikan dukungan, semangat dan doa. Yeni pun menjelaskan, langkah mereka berdua ke semifinal bukanlah suatu hal yang kebetulan.

“Kita menang karena lebih baik dari sisi koordinasi, dan tidak banyak terjadi miss komunikasi. Kita benar-benar bisa menempatkan dan membagi posisi dan tugas di lapangan”, terang Yeni.

Total, ada 10 tim ganda putri yang ikut berlaga dalam kompetisi. Pasangan Yeni dan Aulia sendiri berhasil memenangkan pertandingan dua kali, hingga akhirnya sukses tembus ke babak semifinal. Sayangnya, di babak semifinal ini mereka harus berhadapan dengan sang juara bertahan, yang akhirnya juga keluar sebagai pemenang kompetisi.

“Sebetulnya kita kalah dengan poin yang cukup tipis. Kita kalah dengan mereka yang jam terbangnya lebih tinggi. Basic badminton kita memang biasa-biasa saja, namun kita ingin terus mengasah skill kita di perlombaan”, jelas Yeni.

Bagi Yeni sendiri, selain mengasah skill, partisipasi dalam perlombaan kali ini juga untuk membawa nama baik Himpunan dan UNAS. Meski bermain tanpa beban, namun keduanya tetap berusaha memberikan yang terbaik, karena ingin bisa mengharumkan nama UNAS. Di samping itu, menurut Yeni, perlombaan ini juga bisa membuka dan memperluas relasi dengan banyak orang.

“Lomba ini bisa membuka relasi kita dengan banyak orang. Jadi, saya berharap mahasiswa UNAS ke depan bisa lebih aktif untuk mengikuti kegiatan-kegiatan seperti ini. Lebih aktif untuk membuka relasi, membawa baik nama kampus, serta bisa berprestasi dan bisa mengharumkan nama UNAS”, tutup Yeni.

Berita Terbaru
Chat with Us!