Dosen FEB Unas Jadi Presenter Terbaik Dalam Kegiatan Call For Papers

 Jakarta (Unas) – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nasional (Unas), Dr. Zumratul Meini, S.E., M.S.E., M.S.Ak., jadi presenter terbaik dalam kegiatan seminar nasional dan call for papers, yang diselenggarakan oleh program studi D3 Akuntansi Universitas Pamulang, Provinsi Banten. Kegiatan ini dilakukan secara virtual pada Selasa, (03/11).

Melalui tema ‘Peran Akuntansi Dalam Pemulihan UMKM Pasca Pandemi’, Zumratul mempresentasikan penelitiannya mengenai akuntansi keuangan dengan judul “Tinjauan Kembali Pengaruh Tingkat Adopsi IFRS terhadap Persistensi Laba Perusahaan”.

Dalam kegiatan tersebut, penelitiannya berhasil masuk ke dalam 15 paper terpilih yang akan dipublikasikan ke jurnal terakreditasi SINTA (Science and Technology Index). Kemudian, ia meraih penghargaan best presenter dari 15 penelitian yang dipresentasikan.

Dihubungi oleh Humas Unas, Zumratul mengatakan, publikasi dan presentasi penelitian merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh dosen sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Menurutnya, salah satu bentuk publikasi yang bisa dilakukan oleh dosen ialah dengan mengikuti seminar nasional dan call for papers.

“Kegiatan ini merupakan salah satu peluang bagi dosen untuk bisa publikasi penelitian. Selain itu, call for papers juga dapat memudahkan dosen untuk mendapatkan masukan-masukan yang bisa bermanfaat bagi penelitiannya,” jelasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (10/11).

Di samping mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, lanjutnya, publikasi penelitian dosen juga bermanfaat bagi akreditasi prodi dan institusi. “Jadi setiap semesternya kami (dosen) memang diwajibkan untuk penelitian. Baik secara individu maupun kolaborasi dengan sesama dosen maupun mahasiswa. Hal ini juga bermanfaat bagi akreditasi,” tuturnya.

Perempuan kelahiran Bandar Lampung, 1 Mei 1975 itu berharap, setiap dosen dapat terus melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, karena ini merupakan kewajiban bagi setiap tenaga pendidik di institusi pendidikan.

“Setiap dosen harus bersemangat dalam melakukan penelitian, di samping pengajaran dan pengabdian. Kampus Unas juga mendukung penuh terhadap penelitian yang dijalankan baik dosen maupun mahasiswanya. Oleh sebab itu. hal ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” tutupnya. (NIS)