Ciptakan Sinergitas dan Komunikasi Intensif, FISIP Kembali Gelar Temu Wali Mahasiswa

Jakarta (UNAS) – Dalam rangka membangun sinergitas dalam proses pendidikan dan sosialisasi tata kelola pembelajaran di Universitas Nasional (UNAS), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menyelenggarakan temu wali mahasiswa, yang saat ini putra-putrinya tengah menuntut pendidikan di masing-masing Program Studi (Prodi) dibawah naungan FISIP diantaranya Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Administrasi Publik, Sosiologi, dan Ilmu Komunikasi.

Acara yang bertemakan “Membangun Sinergitas Dalam Proses Pendidikan dan Pengajaran” ini turut dihadiri Dekan FISIP Truly Wangsalegawa M.A., M.Ed. Ph.D, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Aris Munandar M.Si, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Aos Yuli Firdaus S.I.P., M.Si. dan seluruh pimpinan prodi di FISIP.

Dalam sambutannya, Dekan FISIP Dr. Truly Wangsalegawa M.A., M.Ed. mengatakan, pertemuan yang rutin diadakan setiap masa penerimaan mahasiswa baru ini dilakukan untuk memperkenalkan kepada orang tua mahasiswa baru tentang UNAS, FISIP, serta masing masing Prodi. “Setiap tahun akademik baru, kami mengundang orang tua wali untuk membuka silaturahim dan menjelaskan sistem pengajarannya,” ujar Truly di hadapan puluhan wali mahasiswa.

Selain menjelaskan kampus secara fisik, Truly juga sekilas menjelaskan jumlah Prodi sekaligus mengenalkan para tenaga pendidik yang ada di FISIP. “Tidak hanya secara Institusi, para orang tua juga harus mengetahui tenaga pendidik nya, model pembelajarannya hingga program yang akan diterima selama menempuh pendidikan,” ucap Truly.

Truly juga menekankan bahwa komunikasi antara orang tua, dosen, dan mahasiswa sangat penting dilakukan agar segala informasi yang diterima orang tua seimbang dan tidak sepihak. Hal ini dianjurkan berdasarkan banyaknya keluhan orang tua terhadap informasi yang tidak sesuai dengan sebenarnya.

“Para orang tua dapat menyimpan nomor kontak Kepala Prodi, Sekretaris Prodi, maupun Dosennya agar komunikasi berjalan dengan baik sehingga informasi yang diperoleh benar dengan kenyataannya,” pungkasnya.

Diakhir sambutannya, Wanita yang mendapat gelar Doktor di Illinois University, Amerika Serikat itu, berharap agar para orang tua dapat mendidik putra-putrinya dengan baik. Sebab, katanya, segala bentuk perhatian dan tanggung jawab yang orang tua berikan dapat menjadikan mahasiswa menjalankan proses pendidikannya dengan baik.

“Kami bertekad agar para mahasiswa dapat menyelesaikan studinya tiga setengah tahun atau empat tahun dan kita bisa bertemu kembali saat wisuda,” tutupnya.

Sementara itu, Karmagiya Ketaren, salah satu orang tua yang hadir dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, dirinya merasa sangat senang dengan pertemuan ini. Lanjutnya, adanya pertemuan ini para orang tua bisa memperoleh informasi lebih, terkait Universitas, Fakultas maupun Prodi. “Jadi kami mengetahui apa saja yang akan anak kami dapat di UNAS dan dapat mengontrol anak anak kami,” ungkap Karmagiya yang putrinya bernama Elisabeth berhasil diterima di Prodi Ilmu Komunikasi. (*DMS)