Jakarta ( UNAS) – Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Nasional menggelar Rapat Koordinasi Auditor Internal Tahun Akademik 2024/2025 sebagai tahap awal pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) berbasis risiko. Kegiatan ini diikuti oleh Lead Auditor dan seluruh auditor internal, serta menjadi forum penyelarasan kebijakan dan mekanisme audit yang berlaku pada tahun ini.
Penyamaan Persepsi Kebijakan AMI
Materi rapat disampaikan oleh Kepala Bidang Evaluasi dan Pengendali Mutu, Kiki Buhori, S.Kom., M.Kom. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan AMI tahun ini tidak mengubah indikator utama, namun dilakukan seleksi dan pengurangan indikator berdasarkan tingkat risiko. Misalnya, indikator fakultas yang semula berjumlah 22 indikator diseleksi menjadi 5 indikator prioritas.
Kiki menegaskan bahwa auditor perlu memahami peran dan tanggung jawab dalam proses audit yang mencakup verifikasi dokumen, identifikasi risiko, serta pemberian rekomendasi perbaikan sebagai dasar peningkatan mutu berkelanjutan.
Tahapan dan Jadwal Pelaksanaan AMI
BPM menetapkan tiga tahapan audit, yakni audit dokumen, audit lapangan, dan evaluasi hasil audit. Adapun jadwal pelaksanaan sebagai berikut:
- Audit dokumen: 26–31 Januari 2025 (dengan penyesuaian mengikuti rapat lanjutan)
- Penyamaan persepsi audit dokumen: sekitar 20 Januari 2025
- Audit lapangan: 2 Februari–14 Maret 2025
- RTM unit, universitas, dan penyusunan laporan RTM: Maret 2025
Penyesuaian jadwal ini menjadi bagian dari evaluasi internal BPM untuk memastikan mekanisme audit efektif dan sesuai kebutuhan unit.
Survei Evaluasi Pascapelaksanaan
Setelah AMI, BPM akan menyelenggarakan beberapa survei evaluasi sebagai bahan penyusunan laporan mutu, terdiri atas:
- Survei pelaksanaan AMI untuk auditi
- Survei penilaian auditor oleh auditi melalui sistem BPM
- Survei evaluasi internal auditor
Hasil survei menjadi dasar peningkatan sistem audit, kualitas layanan auditor, serta penyesuaian kebijakan mutu di tahun akademik berikutnya.
Pentingnya Koordinasi Tim Auditor
BPM mengingatkan pentingnya koordinasi dan komunikasi antar auditor, khususnya jika terdapat perubahan atau benturan jadwal dengan tugas unit masing-masing. Dengan pendekatan audit berbasis risiko, BPM menargetkan pelaksanaan AMI tahun ini lebih terarah pada isu prioritas dan mampu mendorong peningkatan mutu berkelanjutan di lingkungan Universitas Nasional. (VIN)
Bagikan :


