Akreditasi S1 Bahasa Korea, Asesor : Prospek Prodi ini akan Berkembang Kedepannya

JAKARTA (UNAS) – Program Studi S1 Bahasa Korea Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas  Nasional (FBS UNAS) untuk pertama kalinya melakukan visitasi akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Visitasi tersebut mendatangkan dua asesor yaitu Nandang Rachmat, M.A., Ph.D dari Universitas Padjajaran, Bandung dan Elisa Christiana Budihartono, B.A. dari Universitas Kristen Petra, Surabaya.

Elisa menuturkan, prodi paling muda di fakultasnya ini bukan berarti paling tertinggal diantara yang lainnya, tetapi harus melihat bagaimana prospek ke depannya mengingat trend market Korea sedang berkembang dan semakin mendunia.

“Sekarang banyak anak muda yang suka sekali sama trend Korea dan saya pikir ini akan menjadi hal yang baik untuk prodi S1 bahasa Korea di UNAS ini apalagi belum banyak universitas yang punya prodi bahasa Korea. Jadi saya yakin untuk kedepannya prodi ini bisa berkembang kedepannya dan menjadi daya tarik mahasiswa baru untuk masuk ke UNAS,” ujar asesor yang pernah mengajar di UNAS itu.

Seraya melakukan pengecekan borang prodi, Nandang mengatakan, walaupun prodi ini baru berjalan selama 3 semester, namun terdapat bukti bahwa prodi ini memiliki dokumen yang lengkap mengenai rencana pengembangan bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta sarana dan prasarana yang menjadi inti persoalan mendasar sebagai prodi yang baru didirikan.

“Ini merupakan bukti yang lengkap sebagai prodi yang baru berdiri. Bukti-bukti dokumen juga tersedia dan semuanya sesuai dengan borang yang dikirimkan. Meskipun belum ada lulusannya tetapi prodi ini sudah mempersiapkan mekanisme mahasiswa dalam mencapai kelulusan dan yang lainnya,” ujarnya dalam proses asesmen, Jumat (01/3).

Kepala Program Studi Bahasa Korea, Fahdi Sachiya, S.S., M.A. mengatakan, prodi ini baru dibuka pada pertengahan tahun 2017. Oleh sebab itu, proses akreditasi pun berlangsung cepat karena masih belum memiliki data yang banyak di borang. “Kita belum punya lulusan dan kami disarankan oleh asesor untuk akreditasi ulang ketika sudah ada lulusan nanti, mungkin sekitar dua setengah tahun lagi,” terang Fahdi saat ditemui disela-sela akreditasi.

Dalam kesempatan yang sama, Dekan FBS UNAS, Drs. Somadi, M.Pd mengatakan, meski tergolong usianya yang paling muda diantara prodi lainnya di FBS, prodi bahasa Korea termasuk prodi yang memiliki daya tarik mahasiswa yang tinggi.

“Mahasiswa sekarang banyak sekali yang minat dan ini juga menjadi tantangan bagi kami untuk meningkatkan kesempurnaan prodi ini seperti sarana dan prasarananya. Disini kami ingin mendapatkan bimbingan juga dari asesor supaya prodi ini bisa menjadi prodi yang mandiri. Saya harap dengan akreditasi yang baru pertama ini bisa meningkakan kualitas prodi ini sesuai dengan standar yang diperlukan,” jelasnya. Akreditasi ini diakhiri dengan melakukan wawancara terhadap native Bahasa Korea dan mahasiswa.(*NIS)