Bosan di Rumah, Ribuan Warga AS Demo Tolak Lockdown

Jakarta – Lantaran bosan di rumah, ribuan warga di bagian Washington, Amerika Serikat melakukan demonstrasi pada Minggu (19/04). Mereka melakukan hal tersebut karena menolak adanya karantina atau lockdown.

Demonstran menolak dan memprotes perintah tinggal di rumah yang diberlakukan Gubernur Demokrat Jay Inslee guna membatasi penyebaran virus corona. Namun, dalam aksinya tersebut para demonstran tidak banyak yang menggunakan penutup wajah atau masker meskipun sudah ada permintaan dari penyelenggara unjuk rasa.

Sementara di Olympia, ratusan orang berkumpul di tangga dekat gedung kapitol dan di sekitar air mancur. Mereka melanggar pedoman kesehatan negara bagian dan federal selama pandemi virus corona.

Tyler Miller, penyelenggara aksi tersebut dari Bremerton, Washington, serta seorang petugas kepolisian dari Partai Republik mengatakan, bahwa menutup kegiatan ekonomi dengan memilah-milah kategori penting dan tidak penting adalah pelanggaran konstitusi negara bagian dan federal.

Para pengunjuk rasa mengendarai kendaraan ke ibu kota negara bagian, membunyikan klakson dan memblokir jalan. “Tidak ada keraguan bahwa membela kebebasan artinya adalah mempertaruhkan semua bahaya,” kata Miller, dilansir dari genpi.co., Kamis (23/04).

“Revolusi Amerika terjadi pada puncak epidemi cacar. Para pendiri kita sangat menyadari risiko semacam ini.” Kerumunan massa bertahan di kompleks kapitol setelah jadwal aksi unjuk rasa selesai, tetapi polisi Negara Bagian Washington tidak mengeluarkan surat pelanggaran, kata juru bicara Chris Loftis.

 

Selengkapnya : https://www.genpi.co/internasional/44282/bosan-di-rumah-ribuan-warga-as-demo-tolak-lockdown?page=2