UNIVERSITAS NASIONAL SATUKAN KOMITMEN WUJUDKAN VISI SEBAGAI 10 UNIVERSITAS SWASTA TERBAIK DI INDONESIA

JAKARTA (UNAS) – Universitas Nasional menutup tahun 2017 dengan melakukan komitmen bersama. Universitas Nasional menegaskan komitmennya untuk menjadi Perguruan Tinggi Unggulan yang mampu bersaing tidak hanya dengan perguruan tinggi dalam negeri namun juga luar negeri. Komitmen ini diwujudkan melalui Commitment Agreement Realisasi 140 Standar UNAS, yang ditandatangani oleh seluruh pimpinan Universitas Nasional, Sekolah Pascasarjana, Fakultas, Akademi, Biro dan Unit terkait lainnya.

Commitment Agreement ini merupakan langkah nyata Universitas Nasional guna mewujudkan visi menjadi Universitas unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang masuk 10 (sepuluh) besar Universitas swasta terbaik  di Indonesia dalam tata kelola pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan publikasi ilmiah pada tahun 2020.

‘’Sebagai kampus yang memiliki Akreditasi A, Universitas Nasional harus terus melakukan improvement. Commitment Agreement realisasi 140 standar yang hari ini kita lakukan, merupakan konsekwensi dari Akreditasi yang telah kita dapatkan, dan wajib hukumnya untuk diterapkan,’’ ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Iskandar Fitri, S.T., M.T dalam sambutannya di Aula UNAS, Jumat (29/12).

Iskandar menambahkan, saat ini pemerintah sedang mendorong para perguruan tinggi terakreditasi A, yang masuk ke klaster pertama, menuju Wold Class University. Standar perguruan tinggi yang saat ini menggunakan standar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), terus ditingkatkan. Desember 2017, BAN PT akan mulai memberlakukan 24 standar yang dibagi dalam 3 darma perguruan tinggi, 8 standar pendidikan, 8 standar penelitian dan 8 standar pengabdian. Namun, lanjut Iskandar, ke depannya BAN PT akan mengadopsi standar ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA) yang memiliki standar yang lebih detail. Hal ini tentu harus disiapkan dari jauh hari.

‘’Jadi nanti semua kegiatan harus ada SOP (Standar Operating Procedure)-nya, pedoman harus jelas, begitu juga monitoring evaluasi. Mulai dari hal yang atas, hingga masalah bersih-bersih WC harus ada standarnya,’’ tegas Iskandar.

Rektor Universitas Nasional, Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A mendukung penuh penerapan 140 standar UNAS tersebut. Hal ini diungkapkan dalam sambutannya, di depan para pimpinan sekolah pascasarjana, fakultas, biro, badan dan unit terkait di UNAS. Menurutnya, melalui penerapan standar-standar ini, Universitas Nasional akan lebih maju lagi ke depannya.

El Amry pun meminta komitmen seluruh pimpinan UNAS untuk menerapkan 140 standar. ‘’Dengan akreditasi A ini, merupakan momen yang penting, yang dapat membuat kita terbang. Kita mampu bersaing tidak hanya dengan perguruan tinggi di dalam negeri namun juga di luar negeri, karena itu kita harus Go International. Mari kita sama-sama berkomitmen untuk menjalankan standar ini bersama-sama,’’ ajaknya.

Tak lupa, ia pun berterimakasih kepada tim akreditasi UNAS yang telah berhasil membawa UNAS meraih Akreditasi Institusi dengan nilai A. ‘’Dengan ketekunan, kerjasama dan kerja keras, kita bisa melalui masa-masa sulit di UNAS. Alhamdullilah, dalam 4 tahun terakhir, kita bisa bangkit dan mendapatkan Akreditasi A. Terimakasih kepada tim dan semua pihak atas kerjasama dan dukungannya,’’ ujar Rektor.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK), Dr. Ramlan Siregar. Menurutnya, akreditasi UNAS yang saat ini mendapatkan nilai A harus dipertahankan. Untuk itu, semua unit, tidak terkecuali harus menjalankan standar yang ada di UNAS.

‘’Mari bersinergi dan melaksanakan standar ini dengan baik. Semoga Allah meridhoi langkah kita semua,’’ tutupnya. (*mth)