Universitas Nasional Loloskan 49 Mahasiswa Baru Jalur Beasiswa

Jakarta (Unas) – Universitas Nasional (Unas) terima 49 mahasiswa baru jalur beasiswa tahun akademik 2020/2021. Hal ini merupakan bentuk komitmen Unas dalam membantu mahasiswa baru yang ingin mengeyam pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Jadi Unas setiap tahunnya memberikan beasiswa bagi calon mahasiswa baru yang memenuhi persyaratan. Semua beasiswa yang diberikan merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) Unas sekaligus komitmen UNAS dalam memberikan kesempatan kepada anak bangsa yang memiliki potensi akademik atau memiliki prestasi namun memiliki keterbatasan dalam hal ekonomi untuk mengenyam pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Pjs. Manager UPT Marketing and Public Relations Unas, Marsudi, S.P. saat diwawancarai di ruangannya, Kamis (3/08).

Dikatakan, beasiswa yang diberikan untuk mahasiswa baru terdiri dari, beasiswa prestasi akademik, prestasi dalam bidang teknologi dan sains, beasiswa prestasi non akademik, serta beasiswa khusus yang terbagi menjadi beasiswa keluarga betawi, keluarga PGRI, lingkungan sekitar Unas, beasiswa YMIK, lulusan pesantren, dan beaisswa SLTA yang menjadi tanggungan panti asuhan.

“Beasiswa yang kami berikan untuk semester pertama besarannya sesuai dengan ketentuan jalur beasiswanya dan semester kedua akan diberikan kembali apabila Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan/atau Indeks Prestasi Semester (IPS) nya memenuhi persyaratan yang ditentukan. Setiap program beasiswa memiliki ketentuan yang berbeda,” kata Marsudi.

Ia menambahkan, adanya pandemi Covid-19 juga berdampak pada kebijakan beasiswa. Jika tahun sebelumnya beasiswa akademik yang menjadi kriteria adalah nilai ujian nasional dan/atau rata-rata raport, maka pada tahun ini ditentukan melalui rata-rata ujian sekolah dan/atau nilai raport dari semester 1 hingga semester 6.

“Tahun ini anak-anak kelas 3 SMA sederajat lulusnya tidak ada ujian nasional (UN) sehingga kebijakan beasiswa akademik yang tadinya menggunakan nilai UN jadi menggunakan nilai ujian sekolah dan/atau rata-rata raport,” tambahnya.

Sebelumnya, Unas membuka tiga gelombang dalam penerimaan mahasiswa baru jalur beasiswa. Pada gelombang pertama, Unas meloloskan 13 calon mahasiswa, gelombang kedua sebanyak 10 calon mahasiswa, dan gelombang ketiga sebanyak 26 calon mahasiswa.

Menurut Marsudi, para penerima beasiswa yang lulus telah berhasil melalui tahap seleksi yang dilakukan dengan ketat. Mereka berhasil menduduki poin tertinggi setelah mengalahkan puluhan pendaftar lainnya.

“Mudah-mudahan calon mahasiswa yang lulus seleksi tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan dapat berprestasi semasa kuliah agar bisa terus melanjutkan beasiswa sampai ke tingkat akhir di semester 7 dengan persyaratan yang diberikan,” tambahnya.

Di lain kesempatan, salah satu penerima beasiswa lingkungan sekitar Unas, Zahra Aldira Wulandari mengatakan, adanya beasiswa bagi mahasiswa baru di Unas sangat membantu dalam mengurangi beban biaya semester. Selain itu, hal ini juga menjadi motivasinya dalam mengenyam pendidikan.

“Menjadi penerima beasiswa membuat saya semakin termotivasi untuk kuliah dan belajar kedepannya. Apalagi ada persyaratan IPK yang harus dipenuhi agar bisa terus melanjutkan beasiswa ini. Terima kasih Unas sudah memberikan kesempatan untuk menimba ilmu ke jenjang pendidikan yang tinggi melalui jalur beasiswa,” ujar mahasiswa baru prodi Administrasi Publik ini.

Senada dengan Zahra, penerima beasiswa prestasi akademik prodi Ilmu Komunikasi, Vincent Colint mengatakan, beasiswa yang diterima akan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk memotivasi diri agar terus bersemangat dalam kuliah.

“Bersyukur banget bisa dapat kesempatan beasiswa dari Unas dan ini akan menjadi motivasi saya untuk belajar kedepan. Semoga Unas semakin baik kedepannya dan terus membuka program beasiswa bagi mahasiswa baru,” jelas pria asal Pontianak itu.