UNAS Luluskan 1076 Wisudawan dari Jenjang Diploma hingga Doktoral

JAKARTA (UNAS) – Universitas Nasional (UNAS) kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Periode II Tahun Akademik 2017/2018. Dalam wisuda kali ini, UNAS berhasil meluluskan 1076 wisudawan dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan dari diploma hingga doktoral. 

Dari jumlah tersebut, UNAS melantik 3 wisudawan program doktoral,  96 wisudawan program magister, 425 wisudawan program sarjana, 491 wisudawan program  sarjana terapan, dan 63 wisudawan program diploma tiga. Sebelumnya, UNAS melantik 804 wisudawan pada Periode I Tahun 2017/2018, Maret 2018 lalu.

“Dalam hal ini kami merasa bangga karena UNAS menyelenggarakan wisuda sebanyak dua kali dalam setahun secara konsisten,” ujar Rektor UNAS, Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A. saat memberikan pidatonya pada wisuda UNAS, di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (11/11). 

Dari wisuda ini, lanjut El Amry, UNAS juga turut meluluskan 14 wisudawan asing. Wisudawan tersebut terdiri 6 orang wisudawan Program pascasarjana dan 8 orang dari program sarjana. 

“UNAS juga merupakan Universitas yang banyak diminati oleh mahasiswa asing dari berbagai negara. Mudah-mudahan ini menjadi penciri bahwa kualitas dan pelayanan pendidikan di UNAS mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat dan diakui secara internasional,” imbuhnya. 

Lulusan terbaik pada wisuda kali ini diraih oleh Feby Kinanda dari Program Studi Magister Manajemen dengan IPK 3,96. Sementara Program Sarjana diraih oleh Trie Rahmaeti dari Program Studi Biologi dan Adinda Laksmitasari dari Program Studi Sastra Jepang dengan IPK 3,93. Adapun dari program Diploma berhasil diraih oleh Sherly  Intansari  Ginting dari Program Studi Bahasa Korea dan Fiska Pamela dari Program Studi Perhotelan dengan IPK 3,97. Selain itu  masih ada 143 wisudawan yang lulus dengan predikat cum laude

Dalam wisuda kali ini, UNAS mendatangkan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, yang menyampaikan orasi ilmiahnya. Selain itu, juga pembekalan dari Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Mr Kim Chang-Beom.

Guna menunjang persaingan dunia kerja yang semakin ketat, UNAS memiliki Badan Pengembangan Profesi (BP-Pro) UNAS, yang telah bekerjasama dengan 9 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan 5 Lembaga Diklat Profesi (LDP), untuk memfasilitasi sertifikasi kompetensi bagi seluruh mahasiswa UNAS. BP-Pro telah bekerjasama dengan 9 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan 5 Lembaga Diklat Profesi (LDP) untuk dapat menghasilkan sertifikat kompetensi dengan logo garuda yang diakui baik secara nasional maupun Internasional.                       

“Dengan adanya badan penunjang tersebut, kami sangat peduli terhadap kualitas pendidikan para mahasiswa yang menempuh perkuliahan di UNAS karena memiliki tujuan menyiapkan peserta didik kelak menjadi anggota masyarakat yang memiliki kompetensi, profesional dan berbudi pekerti luhur, serta mampu bersaing di pasar kerja Indonesia dan global atau berwirausaha menciptakan lapangan kerja,” tutup El Amry.