Siap Praktik di Lapangan, Mahasiswa Kebidanan Lakukan Prosesi Ucap Janji

Ucap Janji atau Capping Day ini diikuti oleh para mahasiswa dari Program Studi Kebidanan Program Sarjana Terapan dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, semester genap tahun akademik 2020/2021.

 Jakarta (Unas) – Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Nasional (Unas), Dr. Retno Widowati, M.Si. mengatakan, sebagai salah satu syarat sebelum praktik di lapangan, mahasiswa diharuskan mengikuti prosesi ucap janji atau capping day. Hal ini dilakukan guna memberikan kesiapan ketika berhubungan langsung dengan pasien.

Dr. Retno Widowati, M.Si.

“Prosesi ini diharapkan memberikan kesiapan mahasiswa Prodi Kebidanan Program Sarjana Terapan dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan sebelum melakukan proses belajar di wahana praktik, sehingga dapat melaksanakan pelayanan kebidanan dengan rasa tanggung jawab,” ujarnya dalam kegiatan ucap janji tersebut yang dihelat secara virtual melalui Zoom, Sabtu (20/03).

Retno melanjutkan, mahasiswa diharapkan memaknai naskah ucap janji tersebut, sehingga dapat memupuk jiwa kemandirian, kerja sama, kepedulian, serta profesioalitas terhadap profesi yang diemban. 

“Saya berharap mahasiswa dapat melaksanakan pelayanan dalam bidang kebidanan, memahami dan menyadari hakikat tanggung jawab sesuai dengan janji yang sudah di ucapkan, serta memelihara kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai calon bidan professional,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua I PD Ikatan Bidan Indonesia (IBI) DKI Jakarta, Sri Danarti, Am.Keb, SKM., juga mengatakan, sebelum terjun praktik, mahasiswa harus memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, serta sikap atau kode etik bidan dalam praktik nyata di lapangan.

“Semua  hal tersebut harus diimplementasikan dalam lahan yang nyata. Seorang bidan harus berpegang teguh pada rahasia pasien, menghargai pasien, serta mengutamakan kepentingan pasien diatas kepentingan pribadi. Kemampuan berkomunikasi juga diperlukan agar tercipta hubungan yang harmonis dengan pasien, teman sejawat, dan keluarga besar lahan praktik,” katanya. 

Dia juga menuturkan, menjadi seorang bidan adalah pilihan yang tepat dan mulia. Selain menolong sesama, seorang bidan juga akan mendapatkan kebahagiaan dan kebangaan yang tak ternilai sebagai mitra perempuan.

“Dengan melewati proses belajar dan terjun ke lapangan, diharapkan mahasiswa nantinya mampu memberikan asuhan kebidanan kepada Ibu hamil, Ibu bersalin, asuhan bayi baru lahir, ibu nifas, bayi, balita, dan anak pra sekolah,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu dosen FIKES Unas, Febry Mutiariami Dahlan, S.ST., M.Keb., mengatakan, kegiatan ini diikuti 11 mahasiswa semester 4 prodi Kebidanan program Sarjana Terapan, dan 25 mahasiswa prodi Pendidikan Profesi Bidan angkatan kedua.

“Sebelum ucap janji, mahasiswa prodi Kebidanan Program Sarjana Terapan telah mengikuti perkuliahan dan lulus ujian teori maupun praktik. Sementara bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Profesi Bidan, capping day dilakukan sebelum mereka memulai perkuliahan full praktik,” jelasnya.

Ucap janji ini juga dilakukan pemasangan nametag oleh orangtua atau wali mahasiswa, serta pembacaan dan penandatanganan naskah ucap janji oleh mahasiswa, Ketua Prodi dan Dekan FIKES Unas.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua PC IBI Jakarta Selatan, Nurainih, SST., M.Kes., MH; Wakil Ketua II PC IBI Jakarta Selatan, Resti Damanik, S.SiT., M.MKes; Sekretaris PC IBI Jakarta Selatan, Eti Nurbaiti Hasanah Amd. Keb; serta jajaran dari FIKES Unas yakni Wakil Dekan, Ketua Prodi, Sekretaris Prodi dan Civitas Akademika kedua prodi, serta para orang tua atau wali mahasiswa. (NIS)