SEKJEN RISTEK DIKTI : INOVASI JADI KUNCI KEBERHASILAN EKONOMI BANGSA

JAKARTA – Perekenomian dunia mengalami perubahan yang signifikan. Perubahan ini tidak terlepas dari inovasi yang terus melesat akibat perkembangan teknologi. Dalam hal tersebut, tantangan global dapat mudah dihadapi oleh para generasi bangsa khususnya lulusan universitas yang akan berkiprah di negeri ini.

“Perbesaran Ekonomi dan meningkatnya kesejahteraan Indonesia dimasa mendatang tidak terlepas dari tanggung jawab Anda,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian RISTEK DIKTI, Prof. Ainun Na’im, M.B.A., Ph.D. dalam sidang senat terbuka wisudawan Universitas Nasional (UNAS), di Jakarta Convention Center Minggu (29/10).

Prof. Ainun mengatakan, untuk mencapai masyarakat sejahtera yang tinggi harus menjunjung inovasi. Masyarakat tidak dapat lagi menggantungkan diri pada sektor komoditas atau manufaktur. “Kita harus berperan dalam menciptakan teknologi baru. Dan ekonomi kita harus didorong oleh sektor inovasi. Melalui inovasi tersebut, proses perkembangan menjadi semakin cepat” ujar guru besar di bidang Ekonomi Bisnis tersebut.

Dewasa ini, lanjutnya, perusahaan dengan nilai terbesar adalah yang dapat menghasilkan inovasi. Inilah yang menjadi keunggulan manusia dibandingkan dengan teknologi yang dicipranya, yaitu kreatifitas dan dapat berkreasi.

Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi oleh para wisudawan sudah semakin besar seiring perkembangan dunia kerja yang semakin komplek. Sudah saatnya bagi para wisudawan untuk menghadapi dunia yang begitu nyata. Dalam dunia tersebut, mereka akan menghadapi berbagai ujian dan hujatan, tentunya hal itu akan jadi tantangan untuk menjadi sukses selanjutnya.

“Indonesia memiliki penduduk yang sangat besar dimana ini dapat menjadi kesempatan anda untuk berkiprah dimasa mendatang, untuk itu jangan sampai Anda menunda untuk berinovasi,” ujar Prof. Ainun berpesan kepada para wisudawan.

Besarnya kesempatan yang diberikan oleh Indonesia, lanjutnya, juga menarik perhatian bagi negara lain untuk berkiprah di Indonesia. Oleh karena itu, negara kita harus memiliki daya saing diantaranya melalui kemampuan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat melahirkan inovasi-inovasi baru.

Hal senada diungkapkan oleh Rektor Universitas Nasional, El Amry Bermawi Putera. Menurutnya, Innovation and Enterpreneurship salah satu kunci keberhasilan ekonomi bangsa maka Universitas Nasional telah lama mewajibkan seluruh mahasiswa mengikuti mata kuliah kewirausahaan dengan bobot 2 SKS dan pada saat bersamaan telah memiliki Unit Pelaksana

Teknis Wirausaha Mandiri. untuk membina dan mengembangkan minat dan bakat wirausaha mahasiswa Universitas Nasional dan Akademi-Akademi Nasional

‘’Ini bertujuan menanamkan budaya serta jiwa wirausaha kepada mahasiswa dan menumbuhkembangkan wirausaha-wirausaha baru yang berpendidikan tinggi. Karena kami menyadari, karena sebagian besar lulusan Perguruan Tinggi masih berorientasi sebagai pencari kerja (job seeker) daripada sebagai pencipta lapangan kerja (job creator)’’ ujar El Amry.

Hal lain yang diungkapkan Prof Ainum adalah terkait dengan tantangan global yang menurutnya dapat diprediksi dan menjadi kunci bagi wisudawan untuk menunjukkan kesuksesan dimasa mendatang. Bersadarkan hasil studi beberapa bulan lalu, pada tahun 2050 Indonesia akan mejadi negara dengan perekonomian terbesar di dunia.

Perkembangan perekonomian dewasa ini,imbuhnya, sudah mengalami peningkatan terutama dalam hal cyber technology. Dimana sesuatu yang komplek sudah berubah jadi sederhana. Hal ini dapat menjadi kesempatan yang besar bagi wisudawan/i untuk mengembangkan bisnis mereka. Hal-hal baru dan unik tersebut membuat hidup manusia semakin nyaman. Namun, ada pula hal nyaman tersebut dapat menjadi berbagai ujian.

“Melalui kesempatan besar ini penting bagi para wisudawan untuk memikirkan dan mempersiapkan diri sehingga dapat berkontribusi dalam mencapai sasaran Ekonomi Indonesia,” imbuhnya. Baginya, wisuda bukan titik akhir bagi para wisudawan untuk mengembangkan diri. Ini merupakan satu titik dimana para wisudawan telah menyelesaikan satu tahap pencapaian pendidikan sebelum akhirnya terjun pada dunia nyata.