Prodi Sosiology Berikan Pembekalan Untuk Mahasiswa SOC IV

JAKARTA (UNAS) – Negara Indonesia yang mempunyai keberanekaragaman dan pluralisme yang membuat Indonesia kaya akan adat dan budaya dalam masyarakat, dalam hal itu  Progam Studi Sosiologi kembali mengadakan Sosiologi on Camp yang akan dilaksanakan pada 24-27 April di Kampung Urug, Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.Sebelum dilangsungkannya kegiatan SOC ke IV, Prodi Sosiologi bersama Himpunan Mahasiswa Sosiologi (HIMASOS) memberikan pembekalan kepada peserta camp yang diadakan sehari sebelum keberangkatan peserta pada (23/4) di ruang seminar lantai 3.

Dalam sambutannya, Kepala Program Studi Sosiologi Dr. Erna Ermawati Chotim, M.Si menyampaikan bahwa  Kegiatan SOC ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan sekali dalam setahun bekerjasama dosen dengan himasos yang menjadi ciri khas prodi Sosiologi. “Kegiatan Sosiologi ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya, bekerjasama anatara dosen dan himasos. Dosen sebagai penanggung jawab dan himasos sebagai koordinator pelaksana dan  yang sudah menjadi sebuah ciri khas prodi Sosiologi,” papar Erna.

Ia juga menjelaskan bahwa tujuan diadakan kegiatan ini merupakan pelengkap sekaligus untuk memahami adat dan karakteristik masyarakat setempat, karena menurut Erna Sosiologi adalah ilmu sosial, ilmu untuk memahami sebuah masyarakat.” Tujuan kegiatan ini adalah merupakan kegiatan pelengkap mahasiswa dan dosen untuk lebih memahami karakteristik masyarakat karena ilmu sosiologi adalah ilmu sosial untuk memahami masyarakat,” jelasnya.

Erna juga menambahkan selain untuk memahami karakteristik masyarakat setempat juga untuk belajar bagaimana berbaur dengan masyarakat asing dan melakukan pendekatan dengan masyarakat yang belum dikenal dan peserta akan mendapatkan sertifikat untuk memenuhi syarat SKPI. “selain itu, kita juga tau bagaimana kita melalukan pendekatan terhadap masyarakat yang belum kita kenal, apa yang harus kita lakukan dan bagaimana kita berbaur dengan orang baru dan nantinya peserta akan diberikan sertifikat yang bisa digunakan untuk melengkapi persyaratan Surat Keterangan Pendamping Ijasah (SKPI),” tutup Erna. (*TIN)