Menyelami Data Science & Big Data Lebih Dalam Melalui Webinar Series FTKI

Jakarta (UNAS) – Perkembangan data science dan big data di Indonesia telah menjadi satu kebutuhan yang sangat penting bagi sebagian masyarakat Indonesia modern saat ini. Tidak hanya diterapkan dalam bidang jasa saja tetapi data science dan big data juga sudah diterapkan pada sektor bisnis, kesehatan, pemerintahan, keuangan, dan lain sebagainya.

Merespon hal itu, Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika (FTKI) menggelar Webinar Series bertajuk “Data Science & Big Data”. Acara ini diselenggarakan selama tiga hari pada Rabu sampai Kamis (3,4,5/7) melalui aplikasi zoom meeting. Acara ini turut diikuti oleh para dosen dan seluruh mahasiswa FTKI.

Agus Iskandar, S.Kom., M.Kom

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Informatika Agus Iskandar, S.Kom., M.Kom. mengungkapkan harapannya agar para mahasiswa dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang data science dan big data sehingga termotivasi untuk mengembangkan ide nya dalam berkreatifitas khususnya di bidang Information and Technology (IT).

“Melalui seminar ini, diharapkan teman-teman mahasiswa mendapat materi yang insightfull tentang data science dan big data,” ucapnya.

Yunan Fauzi Wijaya, S.Kom., MMSI.

Pada hari pertama menghadirkan Dosen FTKI UNAS Yunan Fauzi Wijaya, S.Kom., MMSI. membawakan materi berjudul Data Engineering & Visualization. Dalam paparannya, Yunan menjelaskan bahwa data science merupakan suatu bidang yang sedang trend di dunia. Ia menambahkan bahwa saat ini semua sudah berbasis data untuk menganalisa banyak hal. “Jadi bagaimana kita mengolek data untuk mengumpulkan data kemudian kita merapikan agar bisa digunakan untuk menganalisa,” ujarnya.

Sementara, pembicara di hari kedua adalah Sekretaris Program Studi Informatika Albaar Rubhasy, S.Si., M.T.I. yang membawakan materi Introduction Python Programming & Data Science. Albaar menyampaikan bahwa python merupakan salah satu high-level programming language yang digunakan di berbagai bidang termasuk pemrograman web, skrip, komputasi ilmiah, dan kecerdasan buatan.

Phyton ini sangat populer karena bahasa pemrograman ini sangat mudah meskipun ada yang belum terlalu mendalami tentang bahasa pemrograman dan phyton ini bisa diterapkan di banyak bidang seperti web programming, scripting, scientific computing dan artificial intelligence bisa menggunakan ini dan telah digunakan oleh beberapa organisasi seperti google, NASA, CIA, dan Disney,” imbuhnya.

Sementara, pembicara di hari terakhir menghadirkan Dosen FTKI UNAS R.M. Firzatullah membawakan materi mengenai High Performance Computing & Apache-spark. Ia menjelaskan bahwa High Performance Computing (HPC) merupakan kemampuan dalam memproses data dan melakukan perhitungan kompleks dengan kecepatan tinggi.

Ia juga menganggap HPC sangat penting karena hal itu adalah dasar untuk kemajuan ilmu pengetahuan, industri, dan lingkungan bermasyarakat. “Karena pada zaman modern ini kita memerlukan pemrosesan data yang real time atau cepat maka kita perlu memerlukan HPC ini,” katanya.

Sementara untuk Apache-Spark sendiri, pria yang akrab disapa Firza itu menjelaskan bahwa Apache-Spark merupakan kerangka kerja perangkat lunak terpadu dalam memproses data skala besar secara terdistribusi pada sekelompok mesin komputasi (cluster computing).

Dalam kegiatan ini, Firza juga mempraktikkan bagaimana menginstalasi cluster computing atau apache-spark pada komputer lokal dan mengolah data hingga menghasilkan suatu informasi menggunakan Apache-Spark. (*DMS)

Berita Terkait
English Indonesian
Chat with Us!