Mahasiswa UNAS Raih Juara 2 POM DKI Jakarta Cabang Olahraga Judo

JAKARTA – Mahasiswa Universitas Nasional (UNAS) kembali mengukir prestasi. Kali ini diraih oleh Wira Prabowo Majid, mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Ia berhasil meraih posisi Juara 2 dalam Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) VII DKI Jakarta Cabang Olahraga Judo kelas +81kg, yang berlangsung pada 22-27 Oktober 2018. 

“Alhamdulillah.. saya bangga bisa mewakili UNAS untuk maju dalam POM DKI Jakarta. Ini yang pertama kalinya saya mewakili UNAS semoga aja bisa menambah prestasi lagi kedepannya,” ujar Wira saat ditemui di UNAS, Rabu (31/10).

Kemenangan yang diraih Wira merupakan hal yang menonjol mengingat POM DKI Jakarta 2018 mempertandingkan beberapa cabang olahraga, yang juga diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di provinsi DKI Jakarta. Sebelumnya, Wira berhasil mengalahkan atlet Universitas Katolik Atmajaya sebelum menyandang juara 2. 

Prestasi tersebut bukan yang pertama kalinya diraih oleh Wira. Sebelumnya, pria yang hobi berenang itu sering kali meraih prestasi dalam olahraga Judo.  Ia mengatakan, dengan mengikuti berbagai lomba, banyak pelajaran dan pengalaman yang bisa ia ambil, salah satunya adalah dapat menambah kepercayaan diri. “Menambah kepercayaan diri, trus punya kebanggan juga bahwa kita sbenarnya bisa untuk melakukan hal-hal seperti itu apabila ada kemauan. Saya yakin mahasiswa UNAS bisa sama-sama untuk mengukir prestasi terutama untuk memajukan nama UNAS,” imbuhnya. 

Disinggung mengenai awal mula mengenal Judo, pria keturunan Sulawesi Selatan itu menjelaskan bahwa ia sudah menggelutinya selama 8 tahun. “Orangtua saya suka olahraga, kemudian saya dikenalkan sama olahraga Judo waktu SMP. Setelah itu saya latihan Judo hampir setiap hari dan suka ikut lomba-lomba. Namun sempat berhenti sekitar 5 bulan karena mau masuk kuliah,” katanya.

Wira menambahkan, ia sering mengorbankan pendidikannya demi bertanding, namun hal itu tak menghalangi dirinya untuk tetap meraih prestasi. Menurutnya, prestasi tidak harus didapatkan dari sisi akademik saja, tapi juga non akademik seperti olahraga. 

“Setiap langkah yang saya ambil alhamdulillah orangtua selalu mendukung, mereka sangat terbuka meskipun dari mereka nggak ada yang keturunan atlet.  Yang pastinya mereka senang banget anaknya bisa juara dimana-mana, jadi selalu di support, didoakan. Hingga saya bisa sampai seperti ini ya karena mereka,” jelas Wira yang juga anggota dari Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) UNAS.

Menurutnya, dengan mengikuti berbagai pertandingan, ia dapat melatih mental dan kesiapan diri secara lebih baik. “Kalau di Judo ini kan kita diajarkan bagaimana harus siap mental. Jadi saat masuk matras jangan sampai down duluan, kita harus bisa membalikkan situasi itu,” tuturnya. 

Ia berharap, para atlet Judo Indonesia dapat memiliki semangat juang yang tinggi, dan terus berlatih dengan semangat pantang menyerah untuk mendapatkan hasil yang terbaik. “Intinya jangan pernah menyerah, semua prestasi bisa diukir, dan tetap jadi diri sendiri,” tutupnya.(*NIS)