Kunjungan Ilmiah Biologi Kenalkan Konservasi Cekungan Air Tanah, Nuklir dan Proses Air Minum

Jakarta (UNAS) – Himpunan Mahasiswa Biologi (Himabio) Universitas Nasional menyelenggarakan kegiatan kunjungan Ilmiah secara virtual pada Rabu- Kamis (14-15/7). Kunjungan Ilmiah Fakultas Biologi 2021 terbagi menjadi dua hari dengan pengenalan yang berbeda.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Biologi Dr. Tatang Mitra Setia, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya. “Kunjungan ilmiah ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya, tetapi karena masih dalam masa pandemi jadi kunjungan dilakukan secara Virtual. Setelah kunjungan ini selesai nanti mahasiswa akan ditugaskan untuk membuat laporan dan akan dipresentasikan secara ilmiah,” jelas Tatang.

Pada Hari pertama kunjungan ilmiah dimulai dengan pengenalan instansi Balai Konservasi Air Tanah oleh Bapak Raden Isnu Hajar Sulistyawan, S.T., M.T. selaku Kepala Balai dan dilanjutkan dengan materi Kondisi Air Tanah dan Cekungan Air Tanah di Jakarta oleh penyelidik bumi pertama Faizal Abdillah, S.T.

Pada materinya, Faizal Abdilah menerangkan kondisi Geologi cekungan air tanah Jakarta. “Cekungan air tanah di Jakarta meliputi 3 provinsi, meliputi provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Dalam ilmu Geologi kita melihat cekungan air tanah dari batas batas Geologi bukan dari batas administrasi kota,” terangnya.

“Dalam pengelolaan air tanah kita juga menggunakan beberapa filter, seperti ijuk, pasir, karbon dan zeolit. Sedangkan penyaringan kimianya biasanya menggunakan Tawas atau kapur, kemudian kita juga menggunakan Aerasi atau Oksigen dan desinfeksi yaitu pemanasan dengan menggunakan ultraviolet,” tambanhnya.

Disisi lain,kegiatan Kunjungan Ilmiah hari ke dua menghadirkan narasumber dari Badan Tenaga Nuklir Nasional atau BATAN Dr. Hendig Winarno, M.Sc.

Dr. Hendig Winarno, M.Sc memaparkan materi Teknologi Nuklir dalam Bidang Kesehatan. “Aplikasi Teknik Nuklir untuk Kesehatan ini cukup banyak ruang lingkupnya, Nuklir bisa digunakan untuk Radioisotop dan Radiofarmaka, kemudian bisa digunakan untuk sterilisasi produk kesehatan, nuklir bisa digunakan untuk bahan pengawetan kosmetik nuklir juga bisa digunakan untuk menganalisis Isotop Stabil dan Malnutrisi & Stunting,” paparnya.

Materi Kunjungan Ilmiah selanjutnya dibawakan oleh Kepala Manager PT. Kencana Abadi Jaya (SanQua Group) Oyip Supriatna. Kegiatan Kunjungan Ilmiah Fakultas Biologi 2021 bekerjasama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional, Balai Konservasi Air dan Tanah dan PT. Kencana Abadi Jaya (SanQua Group). (*TIN)