HIMAPAR Ajak Mahasiswa Manfaatkan Sosial Media Sebagai Alat Publikasi Event

Jakarta (Unas) – Himpunan Mahasiswa Pariwisata (HIMAPAR) Universitas Nasional (Unas) bekerjasama dengan loket.com mengajak para mahasiswa untuk membuat event besar dengan promosi melalui social media. Bertajuk ‘How to Make Your Event Stand Out With Social Media’,  dihadiri oleh beberapa pembicara ialah Digital Marketing Gojek, Rasis Maulana Setiawan, Project Director Youth Fest 2019 Prambors, Awan Prasetyo, dan Social Media Specialist loket.com, Septa Arif Nugroho.   

Kepala Program Studi Pariwisata Unas, Rizky Nurul Nugraha, S.S.T.Par., M.Par. mengatakan, HIMAPAR mengangkat tema ini mengingat saat ini era digitalisasi tengah mengalami perkembangan yang sangat pesat. “Dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin besar ini, social media pun ikut mengalami kemajuan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memanfaatkan momentum ini dengan sebaik mungkin, misalnya, dengan membuat event yang besar pake social media. Jaman dulu kalau mau buat event harus bikin brosur, selebaran, tapi kalau sekarang tiket masuk pun bisa online melalui handphone,” jelas Rizky.

Menurutnya, dengan memanfaatkan social media, event pun bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat. “Sekarang semuanya pegang handphone kan, tinggal kasih link event nya saja, semua orang sudah bisa lihat,” ujarnya. Hadir sebagai pembicara pertama, Rasis mengatakan, ketika  membuat event dan menyebarkannya melalui social media, mahasiswa perlu memahami konsep digital marketing. “Secara konsep sebenarnya sama dengan marketing, hanya saja kalau ‘digital’ itu platformnya saja yang berbeda. Jadi istilahnya, membujuk melalui social media,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, dengan menggunakan konsep digital marketing dalam membuat event, panitia bisa membuat target dan segmentasi orang dari usia, gender, bnahasa, lokasi, dan lain sebagainya. “Kalau masih pake manual kan kita marketing bisa kemana saja, tapi kalau digital kita bisa kasih segmentasi mau dikasih ke siapa saja informasi event kita ini,” katanya. Senada dengan hal tersebut, Septa mengatakan, dalam membuat event mahasiswa perlu mengetahui target audience, konsisten, buat visual yang menarik, dan membuat kolaborasi dengan beberapa influencer. “Semua hal ini bisa dilakukan melalui social media. Instagram, twitter, facebook, youtobe, hanya tinggal upload, kita bisa lihat reaksi dari masyarakat dalam menyambut event kita,” paparnya.

Sementara itu, Awan mengatakan, membuat event melalui social media juga penting untuk melakukan survey terlebih dahulu. “Misalnya survey harga tiket melalui instagram, kita kan bisa nentuin rangenya, misalkan antara 100-150Rb, kira-kira yang dateng ke event kita ini mau bayar berapa,” jelasnya. Menurut Awan, hal ini penting dilakukan untuk mengetahui seberapa besar minat masyarakat yang antusias terhadap event kita. Kegiatan ini ditutup oleh pemberian cenderamata dari Dekan FEB Unas, Dr. Suryono Efendi, S.E., M.M., kepada loket.com sebagai penyelenggara ‘loket alks Goes to Campus’ dan para pembicara. Kegiatan ini juga dihadiri oleh dosen dilingkungan prodi pariwisata dan diikuti oleh sekitar 200 mahasiswa Unas.(#NIS)