HIMAKOM Tunjukkan Kepedulian Kepada Masyarakat Melalui Commcare

JAKARTA (UNAS) – Membagikan ilmu atau pengalaman merupakan hal yang baik terlebih lagi bagi para masyarakat yang tinggal di pedesaan, motifasi dan ilmu yang diberikan bisa menjadi kunci agar mereka bisa lebih berpikir maju dengan membukan lapangan kerja.

Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Nasional (HIMAKOM UNAS) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan  Communication Care (Commcare), pada 4-6 Maret 2019. Kegiatan kedua kalinya ini dilakukan sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat guna membangun desa-desa melalui kegiatan berbasis komunikasi.

Kegiatan yang diikuti oleh 50 mahasiswa dan 6 dosen pendamping ini dilaksanakan di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Bandung Barat, dengan sasaran karang taruna desa, siswa sekolah dasar, dan ibu-ibu pengajian daerah setempat. Tujuan kegiatan ini ialah mengasah kepekaan mahasiswa terhadap kebutuhan masyarakat desa yang potensial dan diimplementasikan dengan berbagai program.

Adapun bentuk kegiatan yang menjadi sasaran utama diantaranya pelatihan membuat kemasan produk lokal, self story telling untuk membangun rasa percaya diri pada anak, pelatihan reporter cilik, menggambar poster iklan, membuat pupuk kompos, dan membuat daur ulang limbah botol plastik menjadi barang layak pakai.

“Jadi memang kegiatan ini diimplementasikan dengan berbagai program baik bersifat pengembangan diri untuk membangun kepercayaan diri anak-anak SD, pengembangan kreativitas berpikir, pengembangan diri dalam berinteraksi dengan fakta sekitar, dan pengembangan ekonomi kteatif dengan barang bekas,” ujar Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UNAS, Yayu Sriwartini, S.Sos., M.Si. saat dihubungi via chat, Senin (11/3).

Yayu menambahkan, program commcare ini tidak hanya sekadar menjadi sarana mahasiswa untuk berkiprah di masyarakat, tapi juga menjadi media pelatihan penulisan ilmiah bagi mahasiswa, sebab output yang ditargetkan dari kegiatan ini ialah berupa tulisan ilmiah yang terpublikasi di junral-jurnal pengabdian (PKM) ataupun di media massa cetak maupun online.

Ia berharap, dengan kegiatan ini dapat membiasakan para mahassiwa untuk membuat tulisan ilmiah berbasis jurnal, sehingga tidak saja mendorong mahasiswa produktif menulis dan berpikir analistis tetapi juga output tersebut menjadi hal yang penting untuk memenuhi kebutuhan re-akreditasi nantinya. “Saya juga berharap kerjasama antara HIMAKOM dan masyarakat dapat berkelanjutan,” tuturnya.

Ketua pelaksana kegiatan ini, Handika Maulana Iqbal mengatakan bahwa commcare juga ditujukan sebagai sarana untuk mengaplikasikan ilmu yang di dapat di bangku perkuliahan, yang dari hal ini diharapkan dapat membantu dan meringankan peran pemerintah dalam memajukan negeri.

“Banyak keuntungan dan ilmu yang bersifat bukan materil dapat diraih dalam program commcare ini. Kami sebagai mahasiswa yang akan menjadi agent of change harus bertindak nyata. Kami tidak ingin hanya ucapan saja yang dapat dilakukan oleh pemerintah saat ini, tapi dapat direalisasikan dalam bentuk kegiatan sesuai dengan kemampuan maupun ilmu yang kami miliki. Jadilah manusia yang bernilai, manusia yang berguna dan peduli akan sesama” tuturnya. Commcare merupakan program kerja dari HIMAKOM yang telah dilaksanakn sejak tahun 2017. Rancangan program tersebut diinisiasi oleh divisi Social and Environment HIMAKOM. (*NIS)