FEB Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Tantangan Perubahan

Jakarta (UNAS) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nasional (FEB UNAS) menggelar bedah buku dan motivasi. Mengemban tema “Rise To The Challenge” dihadiri Dekan FEB Dr Suryono Efendi, SE.,M.M., Wakil Dekan Herry Krisnandi, SE., M.M.  serta mengundang motivator Dr Ervin Agung Priambodo, S.E., M.M.

Dalam sambutannya, Dekan FEB Dr. Suryono Efendi S.E.,M.M. mengatakan, untuk menghadapi era revolusi 4.0 para mahasiswa dihadapkan dengan tuntutan perubahan. Menurutnya, jika mahasiswa mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut maka kesuksesan dapat diraih.

“Kita harus siap berubah dalam rangka menghadapi era 4.0. Oleh karena itu, sistem pembelajarannya harus berbasis dengan tantangan kedepan yaitu teknologi,” ujar Suryono, di Auditorium Blok 1 lantai 4 UNAS, Kamis (15/11).

Maka dari itu, katanya, mahasiswa harus mengembangkan diri dan menyesuaikan dengan perubahan global berbasis teknologi informasi.“Semoga apa yang disampaikan oleh narasumber dapat mengubah mindset  kita untuk dapat berubah dalam menghadapi perubahan,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Dr Ervin Agung Priambodo, S.E., M.M. dalam paparannya bahwa tuntutan perubahan memaksa mahasiswa mengubah pola pikir untuk menghadapi tantangan di masa depan. “Pola hidup, pola pikir, pola belajar, dan pola bekerja, perlu diubah oleh para mahasiswa agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi informatika yang menggejala secara global.

Ia menambahkan, selain mengubah pola pikir, mahasiswa harus membekali diri dengan empat prinsip dalam menghadapi tantangan perubahan di era revolusi 4.0. “yaitu vision (visi),  understanding (pemahaman), clarity (kejelasan), serta  agility (kelincahan),” ungkapnya.

Saat ini, Dunia tengah dihadapkan oleh perubahan teknologi yaitu era revolusi 4.0 atau revolusi industri dunia keempat. Dimana era tersebut menjadikan segala aspek kehidupan manusia berbasis dengan teknologi informasi. hal tersebut menjadi tantangan bagi perguruan tinggi dan diharapkan perguruan tinggi dapat melahirkan lulusan-lulusan yang berkualitas, terampil dan mampu beradaptasi dengan revolusi industri 4.0.melalui sistem pembelajaran yang diterapkan.

Di akhir paparannya, Ia berpesan agar mahasiswa siap menghadapi tantangan perubahan yang akan datang dengan memanfaatkan teknologi sebaik mungkin.”Perubahan industri harus dimanfaatkan oleh para mahasiswa dengan inovasi serta ide-ide kreatif,” tutupnya. (*DMS)