Coffee Talk Alumni Biologi Peduli Covid- 19

Jakarta (UNAS) – Virus Corona atau nama lain Covid- 19 sekarang ini telah mewabah di seruluh dunia, Kota Wuhan di China menjadi tempat pertama di temukannya kasus corona. Tak terkecuali di Indonesia pasca terjangkitnya dua warga asal Depok yang positif virus Corona, Alumni Biologi Universitas Nasional mengadakan ruang diskusi di Menara UNAS lantai 3, Ragunan. Diskusi yang mengusung tema “Virologi dan Epidemiologi Covid-19” pada (7/3) ini mengundang  Dr. Retno Widowati, M.Si Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNAS dan Drs. Yeremiah R. Tjamin, M.Si yang merupakan dosen di Fakultas Biologi.

Dalam materinya, Dr. Retno Widowati, M.Si  menjelaskan asal muasal  virus Corona ini menyebar. “Virus corona baru, bernama Severe Acute Respiratory Syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2), tadinya diidentifikasi sebagai penyebab wabah penyakit pernapasan pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina pada 2019. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini dinamai coronavirus disease 2019 2019 (COVID-19), Coronavirus menyebabkan pilek dengan gejala utama seperti deman, dan sakit tenggorokan akibat pembengkakan kelenjar adenoid”. Jelasnya “Sebenarnya virus corona sudah ditemukan sejak lama, baik pada manusia maupun hewan. Sejak tahun 1960 terdapat tujuh jenis virus corona yang ditemukan hingga tahun 2019 kemarin dengan nama Novel Corona Virus”. Tambahnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama ketua pelaksana Drs. Bambang Warsono. M.Si yang merupakan alumni Biologi tahun 1978 ini menjelaskan pentingnya saling peduli kesama. “Tujuan utama diadakan kegiatan ini adalah supaya kita semua paham dan saling peduli tentang bagaimana virus ini menyebar dengan pemaparan yang jelas oleh narasumber,” terangnya. Bambang berharap dengan diadakan ruang diskusi ini, mahasiswa maupuan rekan rekan akan lebih sadar akan pentingnya kebersihan. “Selepas acara ini, saya harap semua yang datang disini akan lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan demi mencegah virus corona masuk ditubuhnya.” tutur pria yang sering disebut dengan Mas Bim ini.

Bagaimana upaya pencegahannya?

Tak hanya menyebar melalui satwa liar, 2019-nCoV juga menginfeksi antar manusia melalui batuk maupun bersin. Oleh karena itu, masyarakat diimbau ikut mencegah penyebaran virus, antara lain dengan:

  1. Menjaga imunitas
  2.  Menjaga lingkungan 
  3. Rajin mencuci tangan
  4. Menggunakan masker saat sakit
  5. Mengolah makanan dengan tepat
  6. Jangan konsumsi satwa liar
  7. Segera ke dokter apabila mengalami gejala seperti sakit tenggorokan, flu, batuk, demam, atau sesak nafas. (*TIN)