ABANAS Kembali Adakan Pertukaran Budaya dengan Chung Ang University, Korea

JAKARTA – Akademi Bahasa Asing Nasional (ABANAS) UNAS kembali melangsungkan pertukaran budaya dengan Chung Ang University (CAU), Korea, yang akan berlangsung pada 30 Juli hingga 8 Agustus 2018. Kegiatan ini merupakan program tahunan ABANAS yang dilaksanakan untuk ke-8 kalinya dan menghadirkan 32 sukarelawan mahasiswa CAU.

“Pertukaran budaya ini berlangsung karena kami ingin memperkenalkan mahasiswa bahasa Korea dengan ahlinya. Sehingga mereka bisa berinteraksi langsung dan belajar budaya maupun bahasa, baik yang modern maupun tradisional,” ujar Kepala Program Studi Bahasa Korea, Fitri Meutia, S.S., M.A., saat ditemui diruangannya.

Ia melanjutkan, sebelumnya mahasiswa ABANAS dan CAU telah berlatih selama satu bulan untuk menampilkan kebudayaan mereka pada saat pembukaan acara, 30 Juli 2018. Kemudian, selama satu pekan, para mahasiswa tersebut  akan bertukar budaya di UNAS dan menampilkannya pada penutupan acara, yang akan berlangsung pada 8 Agustus 2018.

“Jadi pertukaran budayanya disitu, apa yang ditampilkan mahasiswa ABANAS di pembukaan akan ditampilkan oleh mahasiswa CAU di penutupan, juga sebaliknya. Mereka akan berlatih selama sepekan di kelas,” tutup Meutia. Ia berharap, selain dengan menambah wawasan bagi mahasiswa ABANAS, pertukaran budaya ini juga dapat menjadi daya tarik bagi mahasiswa baru untuk bergabung di ABANAS.

Sementara itu, CAU Student Affairs Manager, Koo Bon Wan mengatakan program ini merupakan program yang bagus karena tidak hanya pertukaran budaya UNAS-CAU saja tetapi juga pertukaran mengenai proses pendidikan diantara kedua kampus.

“Saya harap program ini terus berlanjut setiap tahunnya dapat meningkatkan kerjasama diantara UNAS-CAU. Tidak hanya kerjasama budaya dan pendidikan, tetapi juga hal yang lainnya demi kemajuan kampus bersama,” imbuhnya saat diwawancarai usai acara pembukaan, Senin (30/07), di Aula Blok I Lantai IV UNAS.

Menurut Koo Bon, para sukarelawan CAU yang datang ke UNAS berbeda setiap tahunnya, mereka harus mengikuti seleksi yang ketat untuk bertandang ke Indonesia. “Yang terpenting bisa mengajar bahasa Korea dan hal-hal yang lain selain kebudayaan,” tuturnya.

Pembukaan program ini diisi dengan penampilan dari mahasiswa ABANAS diantaranya  tari tradisional wak wak gung, silat,  tari saman, dan tari poco-poco. Sedangkan mahasiswa CAU menyuguhkan samulnori, lagu rakyat / gayageum,  cheerleader, k-pop sing cover, k-pop dance cover, dan taekwondo.  Program ini juga akan menggelar acara tahunan dari ABANAS, Kornation yang akan berlangsung pada 4 Agustus 2018. (*NIS)