31 Lulusan Pendidikan Profesi Ners Angkatan ke II Jalani Pelantikan dan Prosesi Angkat Sumpah

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Jakarta (Unas) – Sebanyak 31 lulusan program studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Nasional (Unas) angkatan ke II jalani pelantikan dan prosesi angkat sumpah, pada Sabtu (21/08).

Ketua Pelaksana kegiatan ini, Ns. Milla Evelianti Saputri, S.Kep., M.KM mengatakan, kegiatan ini dilakukan secara virtual dan tatap muka di Menara Unas 2 dengan menerapkan protokol kesehatan. “Meski tidak semua bisa hadir secara tatap muka karena pandemi, kami tetap mempertahankan eksistensi kegiatan ini agar berjalan lancar,” jelasnya dalam sambutan.

Ns. Jajang Rahmat S, M.Kep.

Kegiatan angkat sumpah ini dipimpin oleh Ketua DPW PPNI DKI Jakarta, Ns. Jajang Rahmat S, M.Kep., Sp.Kep.Kom, serta didampingi pemuka agama Islam oleh Aos Yuli Firdaus, S.IP., M.Si. dan agama Kristen oleh  Ns. Dwi Rochyani., M.Kep.

Sementara itu, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan naskah sumpah janji ners oleh perwakilan lulusan, serta penyematan pin oleh Dekan, dan pemasangan selempang oleh Kaprodi.

Dekan FIKES Unas, Dr. Retno Widowati, M.Si. menuturkan, angkat sumpah para lulusan ini merupakan sebuah tanggung jawab yang patut dipegang sebelum mengabdi ke masyarakat.

Dr. Retno Widowati, M.Si.

“Saya dan semua dosen mengucapkan selamat kepada para lulusan yang sudah berjuang dari mulai kuliah S1 Keperawatan hingga melanjutkan ke Profesi Ners. Mudah-mudahan semua ilmu yang didapatkan selama perkuliahan dapat dipraktikkan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” tutur Dekan.

Dalam paparannya, Ns. Jajang Rahmat S, M.Kep., Sp.Kep.Kom, mengatakan, para lulusan harus memiliki daya saing dan integritas dalam memerikan pelayanan kesehatan secara profesional. “Lulusan ners juga harus memiliki gambaran mau jadi perawat yang bekerja di bidang apa, punya keunggulan apa, sehingga punya daya saing untuk bekerja di lapangan,” jelasnya.

Ia juga menuturkan, seorang perawat harus memiliki unsur respect atau saling menghargai, rasa iba, melindungi, dan kedekatan dengan pasien. “Empat etika tersebut penting untuk dimiliki seorang perawat. Hal tersebut juga harus berdasarkan prinsip veracity dimana perawat harus menjelaskan secara lengkap, privacy yang berarti perawat harus menjaga informasi klien, serta fidelity yang dimana perawat harus dapat dipercaya,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Prodi Pendidikan Profesi Ners FIKES UNAS, Ns. Naziyah, S.Kep., M.Kep, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan para lulusan yang telah menempuh Pendidikan Profesi Ners di FIKES Unas.

“Saya berharap para lulusan bisa menjadi perawat yang unggul, banyak menebarkan senyum dan bisa termotivasi secara moril dan mental untuk terus memberikan pelayanan kesehatan dengan baik. Mudah-mudahan ilmu yang diperoleh selama di Unas dapat diaplikasikan secara nyata di tempat anda bekerja,” imbuhnya.  

Adapun lulusan terbaik angkatan ke II tahun ajaran 2020/2021 ini diraih oleh Adies Dwi Andini, S.Kep dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.00  sebagai peringkat pertama, Andreas Marvin M, S.Kep. dengan IPK 3,98 sebagai peringkat kedua, dan Dessy Khoirunnisa, S.Kep, dengan IPK 3,98 sebagai peringkat ketiga.

“Saya mewakili para lulusan mengucapkan terima kasih kepada FIKES Unas terutama para dosen yang mendorong kami untuk menyelesaikan profesi tepat waktu meski dilakukan secara daring. Kami akan berupaya terus mengembangkan ilmu keperawatan yang diperoleh, sehingga bisa menjadi kebangaan bagi almamater dan profesi,” ungkap Adies Dwi Andini dalam sambutannya. (NIS)

Berita Terbaru
Chat with Us!