KUNJUNGI KOREA SELATAN, MENRISTEK DIKTI ANTUSIAS TERAPKAN PEMBELAJARAN BERBASIS CYBER DI INDONESIA

JAKARTA (UNAS) – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (MENRISTEK DIKTI), Prof. H. Mohamad Nasir, Ak., PhD bersama delegasi Indonesia dan Rektor Universitas Nasional, Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan pada 25-26 Februari 2019. Kunjungan ke Korea Selatan selain untuk meningkatkan kerjasama antara kedua negara dalam bidang pendidikan, juga dalam rangka melihat implementasi pembelajaran berbasis online atau cyber di negara gingseng tersebut.

Delegasi Kementerian RISTEK DIKTI yang terdiri dari Sekretaris Jenderal DIKTI, Prof. Ainun Na’im, Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Prof Ismunandar diterima oleh Korea Deputy Prime Minister and Minister of Education, H.E. Yoo Eun-hae di Seoul (26/2). Kedua negara terlibat diskusi serius terkait peningkatan kerjasama di bidang pendidikan antara kedua negara dan menandatangani perjanjian kerjasama.

Sehari sebelumnya, MENRISTEK DIKTI mengunjungi Cyber Hankuk University of Foreign Studies (CHUFS) dan Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) pada Senin (25/2) untuk melihat sistem pembelajaran jarak jauh atau e-learning. Cyber Hankuk University of Foreign Studies telah menerapkan pembelajaran e-learning sejak tahun 2004. MENRISTEK bahkan diminta untuk melakukan perekaman perkuliahan Bahasa Indonesia dengan teknologi canggih yang telah dimiliki universitas tersebut.

Rektor UNAS menjelaskan bahwa kedua universitas terkemuka di Korea Selatan tersebut, telah menjalin kerjasama dengan Universitas Nasional sejak tiga tahun lalu dalam bidang Tridarma Perguruan Tinggi serta pembelajaran berbasis cyber yang telah dimulai melalui sistem pembelajaran blended learning di beberapa program studi dan pembangunan studio cyber untuk mendukung perkuliahan di Universitas Nasional.

‘’Pak Menteri menyambut baik dan sangat antusias melihat bagaimana sistem pembelajaran e-learning di Korea Selatan dan tidak sabar untuk melakukan hal yang sama di Indonesia dan akan segera memberikan izin kepada Universitas yang sudah siap menyelenggarakan pembelajaran berbasis cyber,’’ papar El Amry.

Selain melakukan studi banding dengan CHUFS dan HUFS, Rektor Universitas Nasional juga mengunjungi Korean Polytech University untuk penjajakan kerjasama dan melihat kemajuan sistem pendidikan Polytech dan laboratoriumnya.

El Amry juga mengunjungi Smart Factory TELSTAR HOMMEL di kawasan industri Korea. ‘’Ini adalah perusahaan yang sudah menerapkan 100 % Revolusi Industri 4.0,’’ paparnya. (*mth)