KKI Dorong Mahasiswa UNAS Belajar di Luar Negeri

Jakarta (UNAS) – Kantor Kerjasama Internasional (KKI) mendorong mahasiswa untuk belajar di luar negeri selama satu tahun. hal tersebut di tuangkan dalam “Dissemination On Study Abroad Program 2018” yang diselenggarakan di Aula Blok I Lantai 4 Universitas Nasional (UNAS), Selasa (06/11).

“Memanfaatkan kerjasama UNAS dengan perguruan tinggi, maka dari itu kita dorong mahasiswa untuk bisa belajar di luar negeri,” ujar Kepala Divisi Kerjasama Luar Negeri UNAS, Dra. M.A. Inez Sapteno.

Menurutnya, peluang untuk belajar di luar negeri terbuka lebar sebab Negara-negara seperti  Jepang, Korea, Malaysia, hingga negara benua Eropa telah membuka peluang bagi mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri. Namun, kata Inez, untuk mengikuti program study abroad ini mahasiswa harus mengasah kemampuan nya dalam berbahasa asing serta mampu mencapai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,5.

“Program ini memberi manfaat yang baik bagi mereka yang mengikutinya selain bertemu dengan orang-orang baru, mahasiswa dapat mempelajari budaya baru dari negara negara lain” ucapnya.

Lebih lanjut, Inez mengatakan mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan berbahasa asing dan mempertajam soft skill. “Tidak hanya kemampuan intelektual, namun skill berinteraksi sosial, teamwork, negosiasi dan lain-lain” tutur Inez.

Upaya mengirim mahasiswa belajar di luar negeri dilakukan dengan menggandeng pihak Fakultas dan Prodi untuk menginformasikan bahwa mahasiswa berkesempatan mengembangkan wawasannya di luar negeri. “KKI akan berkoordinasi dengan Fakultas maupun Program Studi untuk menginformasikan kepada mahasiswanya dan kita upayakan untuk secara rutin setiap semester mengirim mahasiswa keluar negeri dan kita harap tiap bidang studi mampu mengirim perwakilannya,” kata Inez. (*DMS).