Bersiap Hadapi Dunia Industri, Mahasiswa Teknik Elektro Ikuti Pelatihan PLC  

JAKARTA (UNAS) – Guna membekali diri pada bidang Elektro dan otomasi industri, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Nasional (UNAS) menggali ilmu mengenai Programming Logic Controller (PLC). Bekerjasama dengan rumah PLC.Com. pelatihan tersebut menghadirkan ahli dalam bidang PLC Indonesia, Muhammad Irfan.

“PLC ini memiliki kendali paling umum dan besar yang ada di dunia industri. Pekembangan otomasi industri mendorong mahasiswa untuk dapat menggali kompetensi mereka. Oleh sebab itu, PLC punya peran yang sangat penting bagi mahasiswa teknik elektro yang siap untuk masuk ke dunia industri,” ujar Irfan saat memberikan materinya di Aula Blok I Lantai IV UNAS, Rabu (16/01).

PLC sendiri merupakan perangkat elektronik digital yang dikhususkan untuk aplikasi dalam industri, dan memiliki bahasa pemrograman sendiri. Dengan belajar PLC ini, lanjut Irfan, merupakan langkah yang baik bagi mahasiswa teknik elektro UNAS untuk karir dan tingkat kesejahteraan mereka. “Saya yang merasakan sendiri bahwa tingkat kesejahteraan orang yang menguasai PLC ini diatas rata-rata mudah-mudahan bisa memotivasi mereka,” imbuhnya.

Menurutnya, dewasa ini banyak perusahaan-perusahaan besar yang membutuhkan tenaga ahli dalam bidang PLC. Oleh sebab itu, belajar PLC dari level nol hingga mahir merupakan sebuah peluang yang besar bagi mahasiswa teknik elektro sehingga bisa menjadi portofolio bagi mereka untuk melamar ke perusahaan nanti.

“Pada saat mereka lulus dan terjun ke lapangan tidak jauh akan berhadapan dengan mesin ataupun di kontrol manajemennya. Apalagi sekarang sudah masuk ke industri 4.0 yang dimana teknologi mesin sudah berkembang dengan canggih,” jelasnya.

Dalam paparannya, ia juga menjelaskan mengenai PI32 yaitu sebuah metode yang ditemukannnya untuk mempermudah manusia dalam mempelajari PLC programming. PI sendiri merupakan singkatan dari Programming Irfan. Sedangkan angka 3 berarti terdapat 3 level dalam belajar PLC, dan angka 2 berarti dengan menggunakan 2 rumus.

“PI32 merupakan program yang saya sendiri ciptakan untuk mempermudah pemula belajar PLC. Sebetulnya banyak cara untuk menguasai PLC namun yang paling penting ialah kode etik diantara programmer dan saling respect diantara programmer masing-masing. Banyak rumus mudah untuk belajar PLC makanya disini mahasiswa juga harus aktif menggali ilmu itu,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana pelatihan ini, Fauzan Amir mengatakan, kegiatan ini dilangsungkan untuk mengenal PLC lebih jauh serta memperkaya wawasan mahasiswa teknik elektro UNAS sehingga bisa mengaplikasikannya dalam dunia industri.

”Dengan adanya pelatihan ini maka kami bisa lebih paham tentang PLC. Apalagi pesertanya terdiri dari mahasiswa baru jadi pengetahuan PLC mereka masih sangat minim. Maka dari itu saya harapkan mereka bisa menggali ilmu di dalam pelatihan ini,” kata pria semester 3 jurusan Teknik Elektro UNAS itu.Kegiatan tersebut diikuti oleh 46 mahasiswa teknik elektro UNAS dan merupakan lanjutan dari pelatihan PLC pada tahun 2016.(*NIS)