Bersama Atasi Kerusakan Lingkungan

Fakultas Pertanian Universitas Nasional menyembatani lembaga bisnis, pemerintah dan akademisi untuk membahas masalah lingkungan.
 
Jakarta [UNAS] – Kualitas kesehatan yang semakin berkurang menyebabkan timbulnya banyak penyakit. Hal ini tidak lepas dari peran lingkungan tempat manusia tempati.

Menarik kesimpulan dari masalah yang telah terjadi di hampir seluruh dunia ini, Fakultas Pertanian Universitas Nasional yang bekerja sama dengan Society of Environmental Toxicology and Chemistry (SETAC) mengadakan Seminar And Focus Group Discuccion dengan tema “Technology for Environmental Safety and Sustainable Development for Indonesia”, Rabu (02/12).

Pada kesepatan kali ini, acara dihadiri oleh Lurah Ps. Minggu dan Camat Jati Padang serta tidak lupa pula Dinas Kebersihan Jakarta Selatan.
Menurut Dekan Fakultas Pertanian Universitas Nasional, Drs. Inkorena G.S. Sukartono, M.Agr. mengatakan, “tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mempertemukan 3 lembaga dari Bisnis, Pemerintah dan akademisi untuk membicarakan pemecahan masalah lingkungan yang sudah rusak. Saya ingin menunjukkan bahwa dalam penyelesaian masalah lingkungan tidak hanya disandarkan kepada satu bidang saja, tapi harus dilakukan oleh interaksi beberapa bidang”.

Kali ini, seminar dan focus group discussion tersebut disampaikan oleh Ms. Alfrida Esther Suoth (EMC) dengan materi “Current Information about Indonesian Environment”; Ms. Ayumi Hasegawa (Section Manager, Environmental Evaluation Division, Client Service Headquarters, Sumika Chemical Analysis Service, Ltd.) dengan materi “Cadmierr-Cadmium Monitoring Test Kit”; Mr. Masakazu Katsumata (Hamamatsu Photonics K.K.) dengan materi “Low-cost Rapid Algal Bioassay for Monitoring of Effluent Toxicity”; Mr. Kentaro Togo (Section Manger, Sale Departement Overseas Sales Division, Sibata Scientific Technology Ltd.) dengan materi “SIBATA We Have Dust Samplers!”; Ms. Meiko Shioya (GROWBIC Co., Ltd.) dengan materi “Container Laboratory and Its Applications”; Ali Maulana Hakim (Cleansing Department, DKI Jakarta) dengan materi ?Jakarta Cleansing Management System”; serta Inkorena G.S. Sukartono (Fakultas Pertanian, UNAS) dengan materi “All About Indonesia: Resources and Challenges”.

“Masalah sampah di Jakarta sangat kompleks. Apabila tidak ditangani dengan baik maka akan sangat cepat terjadi bencana, khususnya banjir dan kesehatan masyarakat. Rencanannya akan diadakan bank sampah pada setiap kelurahan serta pemilahan kelompok sampah rumah tangga oleh masyarakat itu sendiri”, tutur Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim.

Menjawab pernyataan tersebut, Dosen Fakultas Biologi Universitas Nasional, Drs. Tatang Mitra Setia, M.Si. yang mewakili Wakil Rektor Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat pada kata sambutan mengatakan,”kegiatan diskusi group ini dilakukan untuk memecahkan masalah lingkungan khususnya di Jakarta sehingga kesejahteraan, kesehatan masyarakat dapat kita rasakan dan bermanfaat untuk kita semua”. (Sudirgo, S.P.)